15.Flashback (ARATA)

5.7K 290 1
                                        

*Flashback on*

Senin itu, Aina berlari-lari di sepanjang perjalanan menuju sekolah.Tepat saat dia sampai di sekolah Aina berpapasan dengan salah satu panitia mos nya.

"Hei, kamu anak baru.  Baru masuk mos hari pertama udah telat" Ujar seorang perempuan yang berwajah seperti orang india.

"Maaf kak, saya tadi kesiangan" Jawab Aina sambil menepuk kedua tangan nya.

"Alah alesan aja, ayo ikut saya" jawab perempuan itu.

Aina bergegas mengikuti perempuan tadi, mengikuti nya hingga ke lapangan tempat upacara. Kemudian kakak kelas itu berbisik kepada teman-teman nya .

Perasaanku nggak enak

Gumam Aina

Kemudian setelah berbisik-bisik dengan teman nya kakak kelas itu lantas mendekati Aina sambil membawa secarik kertas.

"Nih. Baca keras-keras" ucap nya sambil menyerahkan kertas tersebut.

Aina menerima kertas itu kemudian membaca nya "Hukuman untuk siswa/siswi  yang terlambat.  1. Membersihkan koridor sekolah 2. Meminta hukuman kepada panitia kelas sesuai gugus masing-masing 3. Meminta hukuman kepada ketua Osis"

Jeger!!  .. Banyak banget

Aina kemudian bergegas untuk melaksanakan tugas pertama, yaitu membersihkan koridor sekolah.  Ia mengambil sapu dan kain pel, kemudian ia menyapu lalu mengepel nya.  Tugas pertama,  ceklis.

Ia lalu bergegas menemui panitia gugus nya, gugus 6 . Nampak, dua orang laki-laki sedang asik berbincang-bincang.

"Maaf kak, saya disuruh minta hukuman sama kakak" Ujar Aina sambil menyerahkan secarik kertas yang di serahkan seorang panitia mos di awal tadi.

Kedua orang itu membaca sekilas, kemudian saling berpandangan.

Mulai nggak enak ini hawa-hawa nya

Batin Aina

Kemudian seorang kakak kelas berkulit hitam manis itu berdiri dan menuliskan sesuatu di kertas tadi .

"Baca" ucap nya

Hari ini serba baca, kering mulut . Eh

"Cari yang namanya Arata Agustian kelas XII IPA 2, suruh dia milih 1. Ngaji 1 juz 2.  lo harus nembak dia"  Ucap Aina panjang lebar

"Hah? Maksudnya?" Ucap Aina lagi

"Kalau lo nggak bisa bikin dia ngaji, lo harus nembak dia"Ucap kakak kelas itu lagi.

"Tapi kak"

"Nggak ada tapi-tapi an, kalau mau cepet masuk kelas cepat cari Arata"
Ucap nya galak

Laki - laki yang duduk di samping kakak kelas itu, nampak sedang memperhatikan gerak-gerik Aina. Aina yang di tatap oleh laki-laki tampan seperti itu namun berwajah beringas,  akhirnya pun takut juga.

"Yaudah deh kak, saya permisi"

Sudah hampir 2 jam Aina mencari-cari orang yang bernama Arata itu. Namun, ia belum menemukan nya.  Hingga salah seorang perempuan mendatangi nya.

"Hei, sendirian aja"

Aina menoleh, kemudian mengangguk

"Nama lo siapa" tanya nya "Nama gua Raydira Dahniar.  Panggil aja Dira" ujar nya sambil tersenyum.

"Nama gua Aina Salsabila.  Panggil aja Aina" Ucap nya pendek

Perempuan bernama Dira itu lantas mengangguk anggukan kepala nya. Kemudian ia menoleh dengan cepat " Lo Aina yang pelukis nasional itu" ucap nya berdecak kagum.

LELAKI UNTUK "AINA"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang