24 . Every Moment with You

5.2K 271 11
                                        

Hidup begitu singkat ..
Tapi bersamamu aku merasakan hidupku sedikit lebih panjang..

***

Matahari tersenyum saat awan menyapa nya.  Meninggalkan kelam nya malam untuk melihat indah nya siang. Berusaha mencari sinar diantara kelam nya malam, namun tidak mencari kelam di antara terang nya siang.

Cinta seperti siang dan malam.  Terkadang saling membutuhkan, berjauhan tapi saling melengkapi. Cinta tak punya alasan untuk membuktikan betapa ia di butuhkan. Karna tanpa adanya alasan cinta itu tetap ada dan bertahan  bukan?

Aina bergegas mengganti baju karna ia menerima telfon dari seseorang bahwa Yoga kecelakaan.  Ini adalah kedua kali nya ia mendengar bahwa Yoga kecelakaan. Entah karna Yoga nya yang ugal-ugalan atau motor nya yang belum di pasangi ban?

"Halo...  Yoga nya di rawat di mana sekarang?"tanya Aina kepada si penelfon yang menelefon nya. Semakin mendengar si penelfon itu berbicara Aina semakin mempercepat langkah nya menyusuri lorong-lorong rumah sakit . Mendengar Yoga terluka mengapa Aina merasa sekhawatir ini?

"Ruangan 16 ya .. oke terimakasih" Aina kemudian menutup telfon nya kemudian mencari ruang 16 tempat di mana Yoga di rawat.

Kemudian langkah Aina terhenti begitu ia berdiri di depan pintu Ruang 16 , ia bimbang harus masuk atau tidak? Lama Aina berdiri di depan ruang 16 itu kemudian ia memutuskan ...

Aku harus masuk

Batin Aina.

Aina kemudian memutar kenop pintu dengan perlahan, ia merasakan hati nya terasa aneh.  Khawatir, ingin menangis, tidak peduli, bagaimana kalau dia koma, dia bukan siapa-siapa..  ahh ??

"Yog... " panggil Aina sembari masuk ke dalam ruangan.  Dari nada memanggil nya saja ia terlihat sangat khawatir.

"Yoga.. " teriak Aina

Ia begitu kaget sampai-sampai tanpa sengaja ia menutup pintu dengan membanting..  Brakk

"Hallo .." ucap seseorang yang sedang berbaring  di atas tempat tidur rumah sakit . Ia sangat senang melihat Aina datang , bahkan tanpa sadar ia tersenyum sangat lebar kepada Aina .

"Lo.. " ujar Aina sambil menunjuk ke arah seseorang yang berbaring  di tempat tidur rumah sakit.

"Kena deh.. Hahaha" jawab orang tersebut sambil tertawa lebar  sampai-sampai  mata nya menjadi segaris.

Ganteng nya..  eh

"Lo bohongin gua ..?" Tanya Aina kemudian membalikkan badan berniat meninggalkan ruang rumah sakit tersebut, namun orang yang sedang berbaring di tempat itu kemudian berlari dan dengan cepat menutup pintu lalu mengunci nya.

"Hei.. " teriak Aina begitu melihat orang itu mengunci pintu.

"Jangan marah dong .. gua mau kenalin lo sama seseorang" ucap orang itu sambil menunjuk orang yang sedang duduk di sofa.

"Kenalin ini nama nya bang Fegan..  dia ini yang ngurus rumah sakit ini " ucap nya sambil menarik tangan Aina untuk bersalaman kepada laki-laki berpostur tubuh tinggi tegap dengan kacamata hitam dan rambut nya yang sedikit berponi.

"Aina.. "

"Fegan.. "

"Dia yang ngegantiin tugas bokap gua selama beberapa tahun setelah bokap gua meninggal " ucap Yoga berusaha menjelaskan.

"Jadi... "

"Dia adik bungsu dari bokap gua Aina..  umur nya cuma beda 4 tahun dari gua" ucap Yoga lagi

LELAKI UNTUK "AINA"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang