Chapter 10

249 5 0
                                    

Esok Hari..

Seperti biasanya. Aku bangun dengan biasa - biasa saja. Oh, wait. Aku mengingat sesuatu. Austin!!

###

~Hotel~

"Fi, tadi kenapa gak kerumah? Aku jadi telat kan!" Ih, dasar. Dia mengacuhkan ku.

Ehhhhh, itu Austinnnnnnnnnn..

Aku dan Luthfi pun tak mau ketinggalan. Kami mencoba melontarkan beberapa pertanyaan walau itu harus berdesak - desakkan dengan wartawan lainnya. Sementara Austin hanya menjawab apa adanya, berusaha masuk ke dalam mobil yang telah menunggunya di depan gedung tempat ia berada "Austinnn, bisa minta waktunya sebentar??"

Wait,wait Mahone!

Aduhh, Bisa asma mendadak kalau gini. "Ehhh,, Ell, El mau kemana??" Suara Lutfi memanggil ku saat aku pergi menjauh keluar gerombolan wartawan. Ia pun memutuskan untuk keluar pula.

###

Tin tin..

Suara klakson mobil berbunyi di depan rumah Luthfi. Entah siapa yang datang, Luthfi pun tidak tau siapa sosok itu. "Haiii, Fi sapanya dari dalam mobil." Luthfi mendekat dengan tak percaya. Cowok itu menyapa Luthfi seperti sudah sangat akrab. "Maaf,, Siapa ya??" Luthfi bingung. "Are you remember me?" Tanya laki - laki itu. "No, I dont remember you, sorry!" Saut Luthfi. Laki - laki itu membuka pintu mobilnya dan berdiri tegap di hadapan Luthfi. Kalau dilihat - lihat laki - laki ini ber- style rapi. Luthfi tak pernah merasa berteman dengannya.

Lalu, Elma terlihat keluar dari rumahnya dengan T-shirt berwarna merah muda dan celana jeans pendek berwarna abu. Rupanya pagi - pagi begini ia akan melakukan aktifitas rutinnya biasalah weekend gini enaknya jalan - jalan pagi. Namun langkahnya terhenti saat melihat Luthfi sedang bersama seorang laki - laki yang pagi - pagi telah bertamu di rumahnya. Elma menghampiri mereka. Sebuah pertanyaan ia ajukan. "Fi? who's he?" Tanya Elma." Are you sure? You don't know me? Oke, Im Alex, you remember??" Ujar laki - laki itu.

"Ahhh, I know you now . You look so different. What happend??" Luthfi takjub melihat laki - laki itu. Biasa saja, pikir El. Ia adalah sahabatnya saat SMP dulu namun mereka berpisah saat menaiki bangku SMA. Alex harus pindah ke UK. Untuk sekolah disana, untuk mengikuti kedua orang tuanya. "Yeahhh,, Unbelievabel, I know it." Ucap Alex. Elma sama sekali tak tertarik dengan perbincangan mereka. "So,, Who's she?" Tanya Alex lagi. "She is," Luthfi mencoba menjawab, namun Alex berusaha menebak siapa Elma. Dia pun berkata "Ummm,, She's your girlfriend? Yaahh, Your girlfriend right?" What?

Elma cepat membantah pernyataan itu "No, no, no Mr. Alex, Luthfi is not my boyfriend, You should know it!" Elma membantah keras. "Ohh,, calm down girl. Im sorry before, I dont know." Alex meminta maaf. Alex mungkin merasa Elma mempunyai hub. dekat dengan Luthfi, secara mereka akrab banget kayak romance couples gitu.

Vote

Comment

STUCK ON YOU (COMPLETED) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang