Hari Senin
Aku dengan cepat berlari kearah daniel yang sedang berjalan masuk ke kelasnya.
"Niel" sapaku.
"Apa win?" balasnya kepadaku.
"Entar pas pulang lu jangan pulang dulu ya, ada yang mau gua omongin sama lu" kataku padanya yang hanya di balas dengan anggukan pelan.
~Mollie's POV~
Aku berjalan ke arah Clara yang duduk dekat dengan Ella.
"Ella, boleh minta waktu sebentar?" kataku pada Ella yang hanya di balas dengan anggukan ringan.
"Clar... pas pulang lu jangan pulang dulu ya, gua ada sesuatu buat lu" kataku padanya.
"Apaan?" tanyanya "Ultah gua kan udah lewat Moll" lanjutnya.
"Udah pokoknya penting" kataku padanya sambil menepuk bahunya.
~Author POV~
Setelah sekolah telah usai Awin dan Mollie memulai rencana perjodohan antara Daniel dengan Clara. Awin menarik tangan Daniel ke arah taman dan Mollie menahan Clara yang sedari tadi tidak betah berada di taman.
"Udah Niel pokoknya lu harus ikut gua" kata Awin kepada Daniel.
"Tunggu sebentar lagi Clar..." kata Mollie kepada Clara.
~Daniel's POV~
Aku tidak tahu apa yang ingin temanku lakukan kepadaku. Aku ditarik ke arah taman dan disana aku melihat Mollie sedang memeluk teman perempuannya.
"Ini mau kemana Win?" tanyaku pada Awin yang sedari tadi menarikku.
Awin tidak membalas pertanyaanku. Tiba-tiba Awin berhenti dan berjalan ke belakangku. Awin secara tiba-tiba mendorong pelan dari belakang. Sama halnya yang di lakukan dengan Mollie di depanku. Mollie mulai mendorong temannya yang sedari tadi mulai melawan dengan bergerak ke kiri dan ke kanan.
Aku melihat teman Mollie mulai melawan seperti itu, akupun mulai mengikutinya.
Tiba-tiba...
~Awin's POV~
Daniel mulai melawan seperti Clara. Aku dan Mollie mulai kesusahan untuk mendorong mereka, padahal tinggal sedikit lagi.
Tiba-tiba Mollie mulai terhempas kedepan karena temannya dengan cepat bergerak ke kiri dan ke kanan. Aku juga mulai terhempas kedepan karena Daniel yang sedari tadi tidak bisa berhenti melawan. Akhirnya Daniel dan Clara berhasil lepas dari kami. Aku dan Mollie mulai terhempas kedepan dan bibir kami saling bertemu.
"Untung saja aku bisa mengerem kepalaku" kataku dalam batin.
Plak...
Daniel memukul kepalaku dan membuat kepalaku maju kedepan. Akhirnya bibir aku dan Mollie saling bertemu dan kali ini benar-benar menempel sempurna.
Dengan cepat aku menarik kepalaku dan aku menatap Daniel.
"Cieeee" kata Daniel dan Clara kompak.
"Kurang ajar lu Niel" kataku mendekati Daniel.
"Sorry Win, tanggung soalnya Win. Dikit lagi udah kena" katanya kepadaku.
"First kiss sih tapi enggak gitu juga keles" kataku padanya.
Aku melihat Mollie terdiam di tempat. Dengan cepat aku berjalan ke arahnya.
"Kenapa beb?" tanyaku padanya.
"Gak apa apa beb" balasnya kepadaku.
"Ayok lanjutin rencananya" kataku padanya.
Mollie mengganguk dan kami mulai mendekati Daniel dan Clara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath Falling In Love
HororLelaki muda yang masih duduk di bangku SMA mengidap kelainan jiwa. Hingga suatu ketika, muncul sesosok wanita di sekolahnya yang membuat ia setengah sadar akan dirinya. Kemunculan wanita ini membuat lelaki ini jatuh cinta pada jumpa pertama. Akankah...
