Rio-Ridha yang ada didalam kamar Rio cuma ketawa-ketawa membayangkan ekspresi Rian saat tau mereka pindah tapi langsung diem saat pintu kamar Rian ada yang mau masuk, lalu mereka saling lirik saat denger teriakan Rian. Mereka langsung tos.
"RIO RIDHA KENAPA LO GAK NUNGGUIN GUA"
"BUNDA BILANGIN AYAH SIAPIN ABANG TIKET SEKARANG, ABANG MAU NYUSUL MEREKA."
"KENAPA GUA DILAHIRIN PUNYA KEMBARAN KAYA BANGKE LO BERDUA."
"Didiemin sama kalian aja gua kaya mau mati apalagi pisah sama kalian."
"Gua ngerasa gua bukan kembaran kalian atau sodara kalian, kalian lebih kompak." Ucap Rian sambil duduk didepan kamar Rio
"AKU HARUS APA TUHAN"
"Eh Rian nelpon gua nih?"
"Reject aja bang."
"RIO TAIK LIATIN AJA CEWEKNYA GUA CEKEK."
"songong tuh bocah." Ridha lalu ketawa
Tak lama Rian teriak lagi
"INI LAGI CEWEK JADI-JADIAN SEGALA GAK AKTIF" gantian Rio yang ketawa, tak lama Rian ngomong lagi
"Kalo gak ngancem ya ngadu tuh kelakuan kembaran lo." Ucap Rio sambil geleng kepala, langsung di toyor Ridha
"Kembaran lo juga taik" Rio cengir
"Keluar yuk Bang kasian gua" Rio geleng
"Nanti aja kita kekamarnya"
"Sekalian kita tidur bertiga lagi." Ridha ngangguk. Tak lama Rian ngomong lagi
"Mending gua tidur."
"Besok aja gua bilang sama ayah" Rian langsung jalan ke kamarnya
"Ayok bang ke kamar bang yan"
"Yaudah ayok."
"Ambil bantal lo dulu."
Mereka langsung masuk kamar Rian mengendap-ngendap kaya maling
"Mandi malem-malem " ucap Rio saat denger ada suara air dari kamar mandi
"Yaudah ayok tiduran biar dia keluar kaget liat kita." Mereka langsung tiduran dikasur Rian dengan menutupi seluruh badannya dengan selimut. Tak lama ada suara Rian lagi bersiul bertanda Rian udah keluar kamar mandi.
"Kalo gua ketemu sama tuh curut dua, bakalan gua mutilasi."
HAHAHHAHAAH
Rian kaget denger orang ketawa dari balik selimut langsung dibuka selimut nya dan melihat makhluk mirip dirinya. Rian memasang muka kesel.
"Ngapain lo berdua?" Rio-Ridha saling pandang
"Tidur" Rian langsung duduk dikasurnya
"Emangnya kamar lo udah pindah sampe lo berdua tidur dikamar gua?" Ucap Rian tanpa liat Rio-Ridha
"Kan besok kita berdua mau tinggal sama oma jadi buat yang terakhir kita tidur bertiga." Rio ngangguk menyetujui ucapan Ridha. Rian langsung nengok ke mereka
"Jadi lo berdua serius mau ninggalin gua seorang diri tanpa kembaran?" Rio-Ridha ngangguk
"BERARTI GUA JADI ANAK TUNGGAL AYAH-BUNDA"
"YES!" Rian langsung ketawa sementara Rio-Ridha memasang muka kaget plus syok denger ucapan Rian yang santai
"Lo gak merasa kehilangan kita yan?" Rian geleng
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat Kembar [ENDING]
Teen Fiction[TAHAP EDITING] "Nyatanya saat cinta datang diantara persahabatan, saat itu juga akan ada hati yang terluka." -Rinda A.M- "Karena kegilaan mereka membuat gua bahagia" -Rian A.M- "Sahabat yang benar benar sahabat adalah dia yang bisa menghargai saha...
![Sahabat Kembar [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/71465864-64-k133479.jpg)