"Hah.. Lee Taerin,"
-
-
-
-
-
Author POV
Chanyeol menjauhkan sedikit wajahnya sambil melepas genggaman tangannya yang berada di pundak Taerin, Taerin membuka matanya perlahan dan betapa terkejutnya ia saat melihat wajah Chanyeol yang sangat dekat dengan wajahnya.
Taerin memundurkan langkahnya tapi ia hampir terjatuh jika Chanyeol tidak menahan punggungnya, mereka berdua saling bertatap-tatapan di waktu yang cukup lama hingga Taerin yang membenarkan posisi kembali berdiri seperti tadi.
Taerin mendorong dengan keras tubuh Chanyeol hingga Chanyeol jatuh, tapi Chanyeol menarik tangan Taerin hingga Taerin ikut jatuh bersamanya, Taerin berada di atas Chanyeol, untung mereka berdua jatuh di atas rumput yang lumayan lebat, jadi tidak begitu sakit jika terjatuh dengan posisi seperti Chanyeol.
Bibir Taerin yang tidak sengaja menyentuh dagu Chanyeol, tepatnya mencium dagu Chanyeol, dengan cepat Taerin bangun dari atas tubuh Chanyeol, tapi Chanyeol menahan punggungnya hingga posisi mereka tetap seperti ini.
Taerin menahan dirinya sendiri dengan tangannya, hampir saja tubuhnya menempel dengan tubuh Chanyeol, "Kau salah pendaratan, kenapa di dagu? Harusnya disini," Ucap Chanyeol lalu menunjuk bibirnya.
Taerin menggeleng dengan cepat, "Aku ingin bangun, tolong jauhkan tanganmu dari punggungku," Pinta Taerin yang membuang wajahnya agar tidak melihat wajah Chanyeol yang berada di bawah wajahnya.
"Tidak bisa. Kau mendorong ku dengan keras hingga aku terjatuh dan jadinya seperti ini. Aku akan bangun jika aku ingin," Jawab Chanyeol lalu berusaha mendekatkan wajahnya ke wajah Taerin.
Taerin yang menyadari itu buru-buru menjauhkan wajahnya, ke memanglingkan wajahnya ke kiri dan dengan cepat Chanyeol mencium pipi Taerin.
Chup~
Taerin menolehkan kepalanya agar melihat Chanyeol lagi, yang ia lihat Chanyeol sedang tersenyum tanpa dosa.
"Berhenti menciumku," Ucap Taerin.
Chanyeol menggeleng, "Ya aku akan berhenti. Tapi saat kita menikah nanti. Tidak akan," Jawab Chanyeol sambil menahan tawanya.
Dengan cepat Taerin bangkit dari atas tubuh Chanyeol dan berlari meninggalkan Chanyeol yang sedang tertawa dengan keras.
"Hah.. Lee Taerin," Gumam Chanyeol sambil melihat langit yang cerah.
Chanyeol tersenyum setelah mengucapkan nama Taerin. Senyum yang ia selalu sembunyikan di depan semua orang.
Taerin berlari dengan kencang melewati koridor, murid-murid menatap Taerin bingung karena Taerin berlari sambil memegang pipinya yang memerah, bukan karena tamparan melainkan karena Chanyeol yang tadi menggodanya.
Taerin membuka pintu toilet perempuan dan dengan cepat mencari bilik yang kosong, ia mendudukkan dirinya di atas kloset, Taerin tidak ingin membuang air kecil tapi ia ingin menenangkan dirinya yang menjadi salah tingkah karena Chanyeol.
Taerin memukul kepalanya berkali-kali agar ia berhenti tersenyum tapi tidak bisa, "Dasar Taerin pabbo!Pabbo!Pabbo," Ucap Taerin pada dirinya sendiri.
"Aku pasti tidak bisa tidur nanti malam, bagaimana ini?" Gumam Taerin lalu menutup wajahnya. "Kenapa ia menciumku? Apa ia ingin membuatku semakin gila terhadapnya?" Gumam Taerin lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr. Troublemaker
Fanfiction[Complete Story] #105 IN FANFICTION (01.02.17) Dunia ini sempit menurutnya. Bukan salah Tuhan, karena Tuhan mencatat disetiap lembar buku hariannya tentang kehidupan mahluk-Nya. Ada yang seperti ini atau seperti itu. Tapi jika dia menginginkan dunia...
