BAB 27 - Hana and Kiss

12.9K 697 7
                                        

******************************

"Pagi," sapa Hana di ruang kerja Axel.

Axel hanya menatapnya sekilas dan kembali mengetik laptopnya.

Back to his old self, huh? Pikir Hana.

Hana masuk dan memberikan beberapa dokumen pada Axel yang ia letakkan di mejanya.

"Ini data dari Mr Steward," ujar Hana.

Axel hanya mengangguk tanpa menatapnya.

"Umm, kamu gak sakit lagi kan?" tanya Hana yang tiba-tiba wajahya muncul persis di depan wajah Axel.

Axel langsung mendorong kursinya ke belakang sambil memegang dadanya.

"You fucking scared me! "

Hana mengedik. "Jadi?"

Axel mengerutkan kening. "A-Apanya jadi?"

Hana mendekatkan wajahnya lagi pada Axel. Axel refleks menjauhkan wajahnya, ia hampir saja terjatuh dari bangkunya.

Axel menegakkan badannya dengan membenarkan dasinya dan berdeham. "I'm fine. Udah?"

Hana menegakkan tubuhnya pula. Ia menyipitkan matanya,

"Okay."

Siangnya, Hana kembali berdiri di depan pintu ruangan Axel, kali ini ia membawakan sesuatu untuk Axel.

Hana dengan tarikan napas dalam mengetuk pintu ruangan CEO.

Setelah ada sahutan di seberang, Hana membuka pintu yang sebelumnya menyembulkan kepalanya.

Ia lihat sekarang bosnya masih sibuk dengan pekerjaannya dengan mengerutkan keningnya sejak tadi pagi, apalagi ia lihat kertas yang menumpuk tak kunjung habis.

Hana melihat jamnya yang sekarang seharusnya jam makan siang. Ia lalu berdeham untuk mengalihkan perhatiannya.

Masih dengan kening berkerut. "Mau apaan?" tanya Axel.

"Hmm, kau tidak makan?" tanya Hana sopan.

Ia makin memperdalam kernyitannya. "What are you? My mom? Pergi sana." Axel kembali menatap laptopnya.

Hana mencibir Axel pelan.

Hana yang tak mengindahkan ucapan Axel lalu melangkahkan kakinya dan berdiri di depan meja Axel dan memberikan box makanan yang dibawanya sedari tadi pada Axel.

Axel menatap Hana bingung sambil menaikkan alisnya sebelah.

"Buat kamu. Kamu bisa komplain nanti setelah makan ini, son," ucap Hana sarkasme.

Axel membuka kotak makan tersebut, ia sedikit terperangah saat melihat isi makanan tersebut yang lengkap yang berisi makanan empat sehat lima sempurna untuknya.

"Wow, kamu yang buat ini? Super mama!" ujarnya sok dramatis.

Hana bisa melihat cengiran Axel. Hana tersenyum miring, cepat sekali suasana hatinya berubah, ia sekarang tahu cara menjinakkan Axel sekarang. Siapa juga yang gak suka nasi ala padang?

"Okay son, eat well, " ujar Hana penuh canda.

"Hana," panggil Axel saat Hana akan keluar.

"Hm?" Hana menengok.

Axel menggaruk kepalanya. "Umm, thanks."

"Makasih untuk apa?"

"Mungkin telat, tapi makasih untuk tak takut padaku," ujar Axel dengan suara pelan

[2] Dear Mr CEO | ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang