Dinginnya subuh merasuki sendi-sendi kaki
Menjalari ruang nadi
Gema bertasbih di relung kalbu
Pada jiwa tengah mengadu
Sesejuk hawa berteduh fajar
Sesejuk subuh mengalun damai
Sang empu tengah terjaga
Sang empu tengah mengadu
Pada jiwa selalu merindu
Gema bertasbih selalu dinanti
Pada jiwa selalu terengah
Alam mimpi selalu dirayu
Tiada dapat terganti sesejuk subuh
Hawa segar mengalir syahdu
Berimbun teduh kesejukan
Damai jiwa meresapi
Terima kasih yang sudah membaca puisi ini. Happy momen ya with
~lika liku di udara~
