Suara nyanyian terus menggema
Nostagia Ibunda tak mau usai
Lagu senandung zaman dulu
Kenangan yang tak bisa dilupakan
Volumenya mulai memekik telinga
Konser dalam gedung katanya
Memecah konsentrasi sang anak
Berusaha untuk serasi
Golden memori terus berjalan
Hingga Ibunda tak mau beranjak
Dalam dekapan masa lalu
Terima kasih yang sudah membaca puisi ini. Happy momen ya with
~lika liku di udara~
