Aku terduduk ditemani amukan nyamuk
Menunggu reparasi ban motor
Kala maghrib sedang menghampiri
Sedang kalbu bertanya tanya
perihal mengapa aku diganggu
Sedang dudukku hanyalah persinggahan
Semenarik itukah aku bagi nyamuk?
Sedangkan kumbang enggan menghampiri
Aku melihat si kumbang
Sebelum maghrib ini datang
Seumpama menyayat luka
Dengan sengatan ilusi darinya
Dan mungkin ini hanyalah perasaan semu belaka
Takut kehilangan padahal tidak berpunya
Kini dia tidaklah kumbang lagi
Pesona yang selalu dinanti
Tapi nyamuk yang senang membuatku ngamuk
04/05/'18
