Chapter. 4

1.1K 76 0
                                        

Suga kaget mendengar usulan Seoyeon, tapi dia tidak bisa menolak. Dia melihat Eunbi yang duduk di meja pojok, mata dia langsung berpapasan dengan Eunbi yang juga sedang melihatnya. Eunbi langsung memalingkan wajah, hati dia berdebar kencang.

"Oke," jawab Suga pelan. Mereka berdua lalu mendekati meja Minji dan temen-temennya. Taehyung yang melihat langsung mengangkat tangan: "Suga!"

Seoyeon langsung tersenyum lebar dan mengangkat tangannya: "Halo! Nama aku Seoyeon, tinggal sama Suga sekarang!" Semua orang terkejut, terutama Eunbi — "tinggal sama Suga?" bisiknya sendiri, rasanya dada jadi sesak.

Bang Chan yang juga duduk di meja yang sama langsung memperkenalkan diri nya "Hai Seoyeon, nama aku Bang Chan. Senang bertemu."

"Halo bang chan" Seoyeon dengan ramah.

Suga duduk tepat di depan Eunbi.  mereka bingung mau ngomong apa, sampai Seoyeon mulai asik cerita: "seneng bisa kenal kalian semua, Aku baru dateng seminggu lalu, suga udah temenin aku jalan-jalan kemana-mana loh!"

Eunbi  yang mendengar itu  semakin sedih — selama seminggu Suga cuti, dia ternyata bareng Seoyeon. Dia menggigit bibirnya pelan, sedangkan Suga cuma bisa mengangguk dan menatap Eunbi dengan pandangan yang penuh maaf.

"Aku ketoilet dulu ya" ujarnya pelan, Minji tau apa yang Eunbi rasakan, iapun ingin bertanya namun ia menahan nya dan membiarkan Eunbi pergi.

Setelah Eunbi bilang mau ke toilet dan berdiri dari meja, Suga langsung berdiri dan bilang ke Seoyeon: "Aku keluar sebentar ya!" Tanpa menunggu jawaban, dia mengejar Eunbi yang udah berjalan keluar dari Area kantin.

"Tunggu, Eunbi!" panggil Suga cepat. Dia menggapai pergelangan tangan Eunbi lembut, dan Eunbi langsung berhenti. "Ada apa?" Tanya nya dengan nada lirih.

"Ikut aku!" Singkat nya menarik lembut tangan Eunbi

Mereka berdua berjalan cepat ke arah tangga rooftop, menghindari orang lain yang lagi sibuk di lorong. Sampai di atas, udara segar langsung menyentuh wajah mereka. membuat suasana jadi lebih tenang.

Suga meletakkan tangannya di pagar rooftop, lalu berbalik ke Eunbi. "Maaf ya, aku bikin kamu sedih. Dan maaf juga selama seminggu kemarin aku gak masuk dan gak ngasih kabar." Dia melihat Eunbi yang masih berdiri kaku, lalu lanjut: "Seoyeon itu anak dari sahabat ayah ku, Ayahnya lagi dirawat di rumah sakit, jadi ayah suruh aku buat jaga dia. Seminggu itu aku harus temenin dia jalan-jalan biar dia gak bosen dan supaya dia juga merasa nyaman tinggal bersama kami." Jelas suga.

"Aku gak punya hak untuk sedih, marah ataupun cemburu sama kamu, karna kita cuma temen kan?" Dada nya sesak, apa yang ia ucapkan tidak sejalan dengan isi hati nya.

Sugapun dalam menatap mata Eunbi lalu memegang kedua pipi nya. "Maaf.. maaf atas segalanya!" Lirih Suga

Eunbi merasa pipinya hangat karena disentuh Suga. Air mata dia mulai mau keluar lagi, tapi dia coba tahan. "T... tidak apa-apa" kata nya, tapi suaranya sudah gemetar.

Suga melihat itu merasa hati terasa sakit, Dia memeluk Eunbi perlahan, menyematkan wajahnya di pundak nya. "Eunbi. Aku lihat kamu sedih, lihat kamu cemburu. Dan aku senang banget bisa lihat itu."

Eunbi terkejut, dia menggenggam baju Suga dengan erat. "Apa... apa artinya?"

Suga melepaskan pelukan sedikit, tetap memegang bahu Eunbi. "Artinya... aku juga tidak cuma nganggap kamu temen doang, Eunbi. Sejak lama aku suka sama kamu. Aku mau serahkan tugas kapten ke Bang Chan itu karena... aku pengen lebih banyak waktu buat kamu, bukan cuma sibuk sama tim basket."

Eunbi mata dia langsung berkaca-kaca, tapi kali ini karena senang. "Kamu... kamu beneran?"

Suga tersenyum pelan dan mengusap air mata Eunbi. "Beneran. Aku gak akan bohong sama kamu. Sekarang, jawab aku— apa kamu juga punya perasaan yang sama?"

LET GO!! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang