Di sisi lain kelas, Suga sibuk mencoret-coret buku catatannya dengan pensil, wajahnya tetap datar dan seolah tidak mendengar apa-apa yang terjadi di sekitarnya. Sebenarnya dia hanya menangkap sebagian saja dari suara tawa teman-teman, namun memilih untuk tetap diam dan fokus pada halnya sendiri.
Setelah pelajaran selesai dan waktu pulang sekolah tiba, Suga menghampiri Bang Chan yang sedang menyusun buku-bukunya. "Bang Chan, gue balik rumah dulu ya, mau ambil baju. Nanti sekitar jam 4 atau 5 sore gue balik ke rumah lo."
"Oh, oke oke, atur aja!" jawab Bang Chan singkat sambil mengangguk.
Setelah itu, Bang Chan segera mengendarai motornya menuju gerbang sekolah. Di situlah ia berpapasan dengan Minji dan Eunbi yang sedang berdiri menunggu bus sekolah menjemput mereka. "Sssttt... ayo!" Ujar bang chan "udah sanah" kata Minji sambil menatap genit ke arah Eunbi dan mendorongnya perlahan mendekat ke Bang Chan.
"Iyah!" jawab Eunbi dengan sedikit malu, tapi tetap mengikuti dorongan Minji. Rahasia hubungan mereka berdua memang hanya diketahui oleh Minji dan Hyunjin saja, yang mereka percayai untuk tidak menyebarkan ke orang lain. "Daahhh" eunbi seraya melambaikan tangan nya pad Minji.
"Bukan nya kamu sama Suga?" tanya Eunbi sedikit penasaran ketika sudah berdiri di depan motor Bang Chan.
"Enggak, katanya dia mau ambil baju dulu," jawab Bang Chan sambil membuka helm untuk Eunbi.
Tanpa berlama-lama, Eunbi pun naik ke belakang motor sport merah milik Bang Chan, memasang helm dengan cepat. Setelah memastikan Eunbi sudah mengencangkan pegangan di pinggangnya, Bang Chan langsung menekan kopling dan gas—motor melesat cepat menjauh dari gerbang sekolah menuju rumahnya, dengan hati yang penuh kerinduan untuk bisa bersama lagi tanpa ada yang mengganggu.
Setelah sampai di rumah dan memasuki kamar yang rapi, mereka tidak perlu banyak bicara. Kedua tangan mereka langsung saling mencari, tubuh mereka saling mendekat dengan penuh keinginan. Bang Chan dengan lembut menuntun Eunbi ke arah ranjang, bibirnya segera menemukan bibir Eunbi dengan penuh gairah—menumpahkan semua kerinduan yang terpendam sejak pagi hari...
Setelah menutup pintu kamar dengan hati-hati, Bang chan Matanya penuh dengan kerinduan saat menatap wajah gadis yang sudah berada di depannya.
"Aku benar-benar merindukanmu," ujarnya dengan suara rendah, lalu menghampirkan wajahnya untuk mencium dahi, pipi, dan akhirnya bibir Eunbi dengan lembut namun penuh gairah.
Eunbi merespons ciuman itu dengan hangat, kedua tangannya naik ke leher Bang Chan untuk menjaga jarak mereka tetap dekat. Ia merasa tubuhnya menjadi hangat dan rileks di pelukan Bang Chan, semua rasa malu dan khawatir seolah lenyap dalam sekejap.
Bang Chan dengan lembut membawa Eunbi ke arah ranjang, membuatnya duduk perlahan sebelum ia sendiri duduk di sisinya. Ia mulai mengusap rambut Eunbi dengan lembut, sambil terus menatapnya dengan mata yang penuh cinta.
"Kamu tahu gak, setiap kali aku melihatmu, rasanya dunia ini jadi lebih indah," ujar Bang Chan dengan nada yang penuh perasaan. Ia perlahan menarik Eunbi agar bersandar pada dadanya, lalu membungkus lengannya dengan erat di sekitar tubuh gadis itu.
Eunbi mengangguk perlahan, wajahnya menyandar erat pada dada hangat Bang Chan. "Aku juga merasa begitu. Rasanya aku ingin bisa berlama-lama seperti ini bersama kamu."
Mereka pun duduk dalam keheningan yang nyaman, hanya terdengar napas saling menyentuh dan suara angin yang bertiup lembut melalui jendela. Setelah beberapa saat, Bang Chan mulai mencium bagian leher dan bahu Eunbi dengan lembut, sambil berbisik manja di telinganya: "Aku tidak ingin kamu pergi. Bisa kah kamu tinggal sebentar lagi?"
Eunbi mengangguk dengan senyum kecil, tidak bisa menolak permintaan tambatan hati nya. Ia perlahan menoleh dan memberikan ciuman lembut pada bibir Bang Chan, sebagai bentuk jawaban yang jelas bahwa ia juga ingin tetap bersama.
KAMU SEDANG MEMBACA
LET GO!!
AksiBang chan x Suga! Pertarungan Basket, dan sebuah kebebasan yang sulit mereka raih membuat mereka harus bertaruh nyawa.
