Chapter 7 : I Want You

116 9 0
                                        

-When you really love someone, you try to make that person always beside you, no matter what-

○●○

Acara yang mengharukan kini telah berganti menjadi pesta perpisahan yang ke kinian.

Jeremy datang kembali dengan empat botol champagne di kedua tangannya. Mike pun memasang lagu-lagu cukup keras hingga mungkin tetangga sebelah rumah mendengarnya.

Pesta pun di mulai saat Israel membuka botol champagne dan mengangkatnya ke udara.

"Start the party baby!" teriak Israel lalu bergoyang mengikuti irama musik.

Jeremy, Mike, dan Alsa pun ikut berteriak lalu berjoget ria sembari sesekali meneguk champagnenya.

Ale hanya dapat terdiam di sofa sembari mengamati teman-temannya itu berpesta ria. Alsa sudah memperingatkannya untuk tidak ikut meminum champagne karena ia belum cukup umur untuk dapat meminum itu. Dan tentu saja, ia tak dapat melanggar perkataan Alsa.

Ale pun meminum beer tak beralkohol yang khusus disediakan untuknya. Diantara mereka semua, hanya Ale yang terlihat tak menikmati pesta ini.

Namun terdapat keuntungan dari belum cukup umurnya dia. Saat yang lain sudah tak sadarkan diri dan bertingkah gila, hanya ia yang masih sadar dan mendapat kesempatan untuk menyimpan aib teman-temannya itu.

Jeremy dan Mike telah gugur terlebih dahulu karena mereka tak bisa berhenti untuk minum. Mereka berdua telah tergeletak diatas lantai dan sesekali bergerak mengikuti irama musik. Ale tak henti-hentinya memotret mereka berdua agar dapat sebagai alat mengancam jika dibutuhkan kelak.

Gelas Alsa sudah terisi penuh dan siap diteguk sang pemilik. Namun, hal itu tak terjadi karena Israel menahannya.

"Tuh kan. Gue udah bilang kalo lo jangan minum banyak-banyak. Tetep aja gak dengerin," keluh Israel menyita gelas milik Alsa yang terlihat sudah benar-benar mabuk.

Ia mengangkat gelas Alsa tinggi-tinggi agar gadis tersebut tak dapat meraihnya.

Alsa menggeram marah. "Ih El! Jahat! Udah ninggalin Alsa, tapi Alsa mau minum biar lupa malah gak dibolehin sama El. Maunya El apa?!" Protes gadis itu sembari kedua tangannya memukul dada bidang Israel kesal.

"Lo tanya apa mau gue? Gue maunya elo. Gue mau lo selalu ada disamping gue," jelasnya yang langsung membungkam Alsa.

Tangannya tak lagi memukul Israel. Tubuhnya terdiam kaku, tak tahu bagaimana menanggapinya.

"Alsa mau ikut Israel ke New York?" tawar Israel yang seketika membekukan pikiran Alsa.

XxX

Hayo... Mau gak tuh Alsa? Nanti kalo mau, di New York cuma tinggal berdua doang sama Israel loh:v kekeke~

Telat sehari ya? Sorry cuz kemaren sangat sibuk dan sebenernya lupa juga sih wkwk. Kemaren gue habis nonton Dear Nathan loh! Aaa Jefri Nichol tampan sekali:v

Btw, kemaren gue ultah ehe:v *gaadayangnanya

Oh iya! Neels sama Alissa hangout bareng lagi! Yeay! Setelah sekian lama menunggu:)

Oh iya! Neels sama Alissa hangout bareng lagi! Yeay! Setelah sekian lama menunggu:)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

They're so cute af:3

Fyi, Neels & Alissa itu ex anggota Team 10. Bagi yang gak tau Team 10, mereka sejenis kayak Magcon gitu. Dan gue paling suka Neels sama Alissa atau biasa dipanggil Nalissa. Mereka goal bgttt:( sayangnya Neels udah punya pacar, Cindy Kimberly. Tapi gue tetep ngeship Nalissa. Nalissa 4lyf!

Dan cerita ini sebenernya mau pake castnya itu mereka. Tapi setelah gue pikir lagi, mungkin lebih baik memberikan kebebasan untuk imajinasi kalian.

Jadi begitulah gaes. Voment kay! Thanchuu!

Xoxo,
1/04/2017

Los(t) AngelesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang