Happy Reading
***
"Dia selalu lari pagi, dan telat di jam pertama pelajaran." jawab suga yang tau kebiasaan jimin di setiap hari selasa pagi.
***
"Ayo kita berangkat!" celetuk suga saat melihat dongsaeng nya, sudah selesai berpakaian.
"Chakkaman hyung!, aku belum sarapan." ucap taehyung, sambil berusaha memasang sepatu nya.
"Tidak usah sarapan hyung!, bawa saja apelnya, makan sambil jalan. Kita sudah terlambat!" timpal jungkook.
***
4 namja itu berjalan dengan sedikit tergesa-gesa di lorong sekolahan.
"Kami masuk dulu ya!, bye." ucap jin hyung saat dia sudah sampai depan kelas.
Jungkook dan taehyung menganggukkan kepala mereka sambil berjalan menjauh, untuk pergi ke kelas nya.
Suga dan jin akhirnya memasuki kelas mereka, dan untung saja masih belum ada Songsaenim mereka.
Taehyung dan jungkook masih berjalan kekelasnya, karena memang kelas mereka berbeda dengan kedua hyung mereka.
Bugghh
"Mianhae!, mianhae sunbaenim"
"Oh... naddo mianhae." "jangan panggil aku sunbaenim, cukup oppa saja!"
'Taehyung POV'
Tidak sengaja aku menabrak seseorang yang berjalan di depanku, dan kulihat itu Sinb teman se kamarnya yerin.
"Mianhae!, mianhae sunbaenim"
"Oh... naddo mianhae." aku berlutut untuk membantunya berdiri. "Jangan panggil aku sunbaenim, cukup oppa saja!" lanjut ku padanya.
Gadis di depanku ini cukup aneh, kita pernah bertemu sebelumnya, dan aku sudah bilang cukup panggil aku oppa, tapi dia masih saja memanggil ku sunbaenim.
"Ne, Gamsahamnida sunba... oh maksudku oppa" ucapnya terbata. Mungkin karena belum terbiasa.
Aku mengangguk dan dia pun pergi meninggalkanku yang terus melihat punggungnya. Oh ya aku baru teringat kookie.
"Kookie..." aku melihatnya tengah mengamati seseorang di lorong sisi sebelah nya.
"Kookie ayo" aku langsung menariknya tanpa menunggu jawaban.
'Taehyung POV end'
'Jungkook POV'
Siapa gadis itu?, dia seperti seseorang aku kenal tapi siapa?. Kalau saya tae hyung tidak menarik ku tadi, mungkin aku bisa melihat wajahnya.
"Ada apa kookie?" tanya tae hyung padaku. Sepertinya dia mengerti kebingungan ku.
"Tidak apa hyung!"
Saat ini kami sudah dikelas, ternyata guru pagi ini mengambil izin tidak masuk mengajar. Jadi aku hanya duduk-duduk saja di bangku ku. Sesekali aku menulis sesuatu yang tidak penting di kertas.
'dia siapa ya?'
'Jungkook POV end'
"Kamu selalu buat ulah!, sekarang juga bersihkan toilet sekolah!" terdengar teriakan di sudut lapangan outdoor sekolah.
Yang dimarahi hanya tertunduk diam tak bergeming. Guru itu menggeleng kan kepalanya melihat salah satu muridnya yang terus membuat ulah di sekolah. "Sudah dua kali saya menghukum murid pagi ini"
Akhirnya guru itu meninggalkan muridnya yang masih ter tunduk pasrah.
Dia adalah jimin, pagi ini dia sudah membuat ulah lagi. Terlambat masuk kelas pagi, bermain bola basket di lapangan outdoor di saat semua kelas masih sibuk dengan pelajaran. Alhasil dia ketahuan oleh guru killer yang sering menghukumnya.
"Guru itu menghukum anak sma atau anak sd?" ujar jimin berkacak pinggang. "Anak sd pun juga bisa melakukannya"
'Jimin POV'
Aku segera pergi ke kamar mandi guru yang aku nilai lumayan bersih, jadi aku tidak perlu terlalu keras membersihkan nya.
Aku melewati tangga atas sengaja melewati ruang kelas 3. Baru sampai kelas pertama yang aku lewati, suara gaduh langsung terdengar dari dalam kelas.
"Jimin... jimin..."
"Wah.... nepuda.."
"Jimin.. I LOVE YOU."
"Saranghae..."
Oh rasanya sangat bahagia saat mereka meneriaki namaku dengan kagum. Jangan ditanya lagi! Aku ini sangat terkenal di sekolah, bukan hanya di kalangan kakak kelas, adik kelas pun juga.
Sudah hampir semua yeoja disini pernah menjadi pacar ku. Bahkan aku sudah seperti seorang idol terkenal di sekolah ini. Tidak ada yang tidak mengenal ku di sini.
Aku menuruni anak tangga, dan berjalan ke arah kamar mandi yang sudah hampir sampai.
Mataku menangkap wanita yang tengah berdiri di sisi kanan pintu kamar mandi. Tapi dia sepertinya tidak melihat ku, mana mungkin gadis di sekolah ini tidak tau aku.
"OMO~" "kau itu jimin sunbaenim kan?"
'Jimin POV end'
"OMO~" "kau itu jimin sunbaenim?"
Sinb memandang kagum pria di sampingnya.
Dengan penuh percaya diri jimin memperkenalkan dirinya, karena dia tau gadis itu adalah hoobae nya.
"Jimin imnida." kemudian jimin melangkah masuk ke dalam kamar mandi.
"Chakk..." belum selesai sinb menyelesaikan kalimatnya, ponsel yang sedari tadi digenggam nya berbunyi.
Semburat merah mulai muncul dipipi gadis itu, melihat nama siapa yang tertera diponsel nya.
***
"Aku tidak mengenal mu!, tidak penting juga."
"Jeongmal-yo?" "bagaimana jika hari ini sampai seterusnya akan ku buat kau ingat denganku!"
"Mwo?!"
"Wae?... apa kau takut?"
***
maaf kalau makin enggak jelas ya.
Makasih buat pembaca fanfic aku. Makasih juga yang udah nge-vote. Satu vote kalian berarti buat aku
Kasih vote nya lagi ya.
Commend juga ya...
Bye
KAMU SEDANG MEMBACA
High School (END)
FanfictionMenceritakan tentang kisah cinta anggota BTS Dan anggota G-FRIEND di masa sekolah. Cerita pertama ku, dengan genre FF. Sinopsis ada dibagian awal.
