"Oppa!... oppa!.." yeoja berpipi gembung itu mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah namja yang tengah duduk tertidur.
Yeoja itu mengerucut kan bibirnya. "Suga oppa!..." kali umji menggoyang kan bahu namja di depannya.
Yeoja itu adalah umji dan namja yang tengah duduk tertidur itu adalah suga.
Terlihat suga perlahan membuka matanya, mencoba menyesuaikan cahaya yang masuk. Samar ia melihat yeoja yang ditunggunya sudah berdiri dengan wajah sebal nya.
"Eoh...apa kau sudah lama? Mian, aku tertidur." suga meminta maaf pada umji.
Umji pun menggelengkan kepalanya, "jika oppa masih lelah, kita batalkan saja, lain waktu saja kita perginya."
"ANI!" jawab suga cepat. "Maksutku, kajja kita pergi!" suga menggenggam tangan umji sambil tersenyum.
Mereka pun akhirnya pergi berdua. "Apa kau ingin pergi ke suatu tempat?" tanya suga.
Umji mengangguk, "aku ingin ke sungai han, apa kau mau?"
Suga tersenyum lembut, lalu mengangguk.
Mereka akhirnya menghabiskan waktu mereka di sungai han. Matahari pun sudah di atas kepala, "apa kau masih ingin berjalan-jalan lagi?"
"Oppa?... kenapa kau sangat aneh. Awalnya kau sangat dingin tapi sekarang kau seperti..." umji menggantung kalimatnya.
"Seperti apa?"
"Bukan apa-apa."
Setelah dari sungai han mereka tidak tau harus ke mana. Mereka terus berjalan tanpa tau ingin ke mana. "Oppa! Aku mau itu!"
Umji menunjuk sebuah kedai es krim yang tak jauh dari mereka. "Aku mau beli itu! Apa kau juga mau!"
Suga menggelengkan kepalanya. "Kau saja!"
Akhirnya umji pun membeli es krim coklat di kedai es krim. Setelah membeli itu dia kembali menghampiri suga yang terlihat sudah duduk di salah satu bangku di bawah pohon.
Umji memakan es krim di tangannya dengan senang.
'Suga POV'
Menunggu umji di salah satu bangku di bawah pohon. Rasanya mataku sangat berat, aku mengantuk.
Ku pejamkan mataku sebentar saja, mumpung umji masih membeli es krim di kedai itu.
"Oppa!..." samar aku mendengar suaranya.
Perlahan ku buka mataku, dia sudah berdiri di depanku dengan satu es krim coklat di tangannya.
Dia kemudian mengambil duduk di samping ku. "Oppa! Apa kau masih megantuk?" tanyanya tiba-tiba.
Astaga...bahkan disaat seperti ini kenapa kantuk terus menyerang ku. Aku menggelengkan kepalaku lalu tersenyum kearah nya.
Umji menepuk pahanya, mengisyaratkan sesuatu. "Tidurlah di sini oppa!" ujarnya sambil terus menepuk pahanya.
Apa aku harus tidur?... baiklah tak apa untuk sebentar saja. Tapi ini kan pertama kalinya aku jalan dengan seorang perempuan mana mungkin aku tidur.
"Gwenchana oppa! Aku sedih melihat mu. Lihatlah matamu semakin tidak terlihat jika mengantuk." ujar nya.
Aku terkekeh mendengar ucapannya. Dia sangat lucu. Aku pun mengangguk dan tidur di bawahnya. Menjadikan kedua paha umji sebagai bantal.
Aku belum memejamkan mataku, aku terus melihatnya dari sini. Dia sangat lahap dengan es krim coklatnya.
Tanganku terulur naik menghapus jejak eskrim yang tertinggal di sudut bibirnya. Dia terkaget namun setelahnya tersenyum kearahku.
Eoh... apakah aku benar jatuh cinta sekarang?.
Mataku mulai berat dan tak terasa aku pun tertidur.
'Suga POV end'
Tiga puluh menit mereka di sana. Es krim umji pun sudah habis ia makan. "Bagaimana seorang namja bisa memiliki kulit seperti ini?"
Yeoja itu bertanya sendiri memperhatikan wajah suga yang tengah tertidur.
Jari-jari umji perlahan menyentuh permukaan wajah suga. Jari telunjuk nya perlahan mengusuri dahi, mata, hidung sampai ke bibir namja itu.
"Bahkan bibir ini pun merah dengan alaminya." lagi umji bermonolog.
Umji sedikit mendekatkan wajahnya, membenarkan rambut di atas mata suga.
Deg...
Secara mengejutkan suga membuka matanya dan langsung disambut wajah umji yang sangat dekat.
Secara mengejutkan juga, suga mendorong tangkuk umji dari belakang. Yang alhasil wajah mereka semakin dekat.
Chu~~
***
Maaf kalau geje banget. Jangan lupa vote dan commend ya...
Makasih yang sebelumnya udah vote sama commend.
Bye
KAMU SEDANG MEMBACA
High School (END)
FanfictionMenceritakan tentang kisah cinta anggota BTS Dan anggota G-FRIEND di masa sekolah. Cerita pertama ku, dengan genre FF. Sinopsis ada dibagian awal.
