happy reading
'SinB POV'
Saat ini aku sedang menunggu eonni ku di depan kamar mandi guru. Tidak biasanya dia dihukum. Dia dihukum karena terlambat masuk kelas, dan ketahuan guru paling killer di sekolah.
"OMO~" "kau itu jimin sunbaenim?"
Wah... mimpi apa aku semalam bisa bertemu jimin sunbaenim?, didepan kamar madi pula. Tidak diragukan lagi jimin sunbaenim ini benar-benar sangat manis dan tampan.
"Jimin imnida." ucap jimin sunbaenim memperkenalkan dirinya padaku, setelah itu masuk kedalam kamar mandi.
Tapi tunggu dulu!... bukannya didalam ada eonni ku.
"Chakk..." belum selesai aku menyelesaikan kalimatku, ponsel yang sedari tadi aku genggam berbunyi.
'akhirnya oppa menelepon ku juga.'
'Sinb POV end'
***
Jimin memasuki toilet guru, dan mendapati seorang gadis tengah membersihkan kamar mandi.
'apa dia juga dihukum?'
"OMO~" gadis itu berteriak kaget saat menoleh ke belakang, seorang pria tengah menatapnya.
"Nuguya?" tanya gadis itu berani.
"Nuguya?" jimin mengulang kata yang di ucap gadis itu. "Apa kau tidak mengenal ku ?" tanya jimin percaya diri.
"Aku tidak mengenal mu!, tidak penting juga." ucap gadis itu enteng.
Jimin sedikit berpikir, gadis didepannya ini memang tidak tau dia, atau hanya berpura-pura menarik perhatiannya saja.
"Jeongmal-yo?" "bagaimana jika hari ini sampai seterusnya akan ku buat kau ingat denganku!" ucap jimin dengan senyum yang... entah?.
"Mwo?!" gadis itu terlihat bingung dengan ucapan pria di depannya.
'Yuju POV'
Apa maksudnya pria ini?... tidak penting juga aku mengenalnya. Dan sekarang dia malah berbicara yang tidak jelas.
"Wae?... apa kau takut?" ucapnya lagi kali ini dengan seringai.
Ya seringai... yang sering aku lihat dalam film barat bersama yerin eonni.
"Akan aku buat kau terkesan di pertemuan pertama kita."
Terkesan?. Pria di depanku ini benar-benar gila rupanya.
Secara tiba-tiba dia maju kearah ku, yang otomatis aku ikut mundur juga. "Apa yang akan kau lakukan?" tanyaku yang mulai terpojok oleh dinding belakang.
"Kau gadis yang sangat tidak sopan." ucapnya lagi saat sampai di depanku.
Jarak kami sangat dekat. Aku sangat risi dengan semua ini, bahkan aku bisa mencium bau mint dari napasnya.
Kemudian dia mendekat, spontan aku menutup mataku. "Joe-nan jimin imnida." "AGKKHHH"
Segera aku pergi dari toilet guru, yaeh... aku menginjak kakinya tadi dengan sangat keras.
Segera kudapati sinb yang masih berdiri disamping pintu, dan menarikny pergi menjauh.
'semoga aku tidak bertemu dengan pria mesum itu lagi'
'Yuju POV end'
'Jimin POV'
"AGKHHH... AGKHHHH..." gadis benar-benar tidak waras.
Aku terduduk memegang kakiku yang tadi di injak nya. Dia perempuan tapi tenaganya benar-benar kuat, kakiku sakit sekali.
"Dasar hoobaenim tidak sopan!"
"Kalau sampai aku bertemu dengannya lagi, aku akan membalasnya lebih dari ini!" akhirnya sumpah serapah keluar dari mulut seksi ku ini.
"Bukan jimin namanya kalau tidak tau setiap yeoja disini!" aku menyungging kan senyum miring ku.
"Akh....." tapi seketika sakit di kakiku muncul lagi.
'Jimin POV end'
Sinb menarik tangan eonni nya yang sedari tadi berjalan tanpa berbicara sedikit pun.
"Eonni, wae?" Sinb membuka suaranya.
Yuju menoleh ke belakang memandang dongsaeng nya. "Anio!" elak yuju, berbohong.
"Apa yang kalian lakukan di kamar madi tadi bersama jimin sunbae?"
"Mwo?! Sunbae?. Dia itu sunbaenim?" tanya yuju tak percaya.
"Ne, dia sunbaenim."
Setelah itu yuju tidak bisa berkata apa-apa lagi. 'mati aku!' batin yuju, merutuki kebodohannya karena tidak bersikap sopan kepada sunbae nya.
***
Ditempat lain seorang gadis tengah berjalan ke kelas yang tidak jauh dari kelas nya.
Matanya menangkap sosok yang dicarinya, gadis yang sedang fokus menatap buku di tangannya.
"Umji-ya! Antar aku ke kantin!"
Gadis yang dipanggil pun menoleh. "Eonni? Apa kau sudah lapar lagi?" tanya umji pada eonni nya.
Gadis itu mengangguk, "kau juga tidak ada guru kan di kelas!, jadi ayo!"
Umji pun akhirnya mengikuti permintaan sowon eonni, yang mengajak nya ke kantin, karena perut umji pun sudah berteriak minta diisi.
Mereka berjalan ber-iringan, menuju kantin sekolah, sambil mengobrol dna sesekali tertawa terbahak-bahak.
"Eonni ada apa di sana?" ujar umji menunjuk segerombolan murid yang menutupi jalan.
"Molla." ucap sowon yang memang tidak tau.
***
"Terima... terima... terima..."
"Ne, aku terima. Jadi sekarang kau adalah yeojachingu ku"
***
Maaf kalau makin enggak jelas, tapi jangan lupa vote dan comment nya.
Makasih juga yang sudah vote di part sebelumnya.
Satu vote dan comment kalian berharga buat aku.
Bye
KAMU SEDANG MEMBACA
High School (END)
FanfictionMenceritakan tentang kisah cinta anggota BTS Dan anggota G-FRIEND di masa sekolah. Cerita pertama ku, dengan genre FF. Sinopsis ada dibagian awal.
