•Happy Reading•
❤*****
"Pagi Non Cinta, matahari sudah naik nih, sebaiknya kamu segera bangun sebelum ayam mematuk rejekimu." Ucap Elis yang sambil membukakan tirai jendela kamar Cinta."Ibu, sudah jam berapa ini? Semalam Cinta ketiduran ya, siapa yang membawaku ke kamar, bu?" sahut Cinta yang masih setengah sadar.
"Ohh, semalam ibu yang membawa Cinta ke kamar, memangnya Cinta tidak sadar ya?"
Cinta hanya menggeleng dan langsung membangkitkan tubuhnya menuju kamar mandi.
"Oiya bu, Mimom, Dad sama Cindy pulang jam berapa semalam?"
"Tuan, Nyonya dan Non Cindy semalam pulang sekitar jam 3 pagi Non"
"Ohh, bu. Cindy hari ini sekolah gak?"
"Sepertinya sekolah Non. Tapi, kelihatannya Non Cindy sedang kurang enak badan."
'Hah anak itu selalu saja cari perhatian terus, kapan si dia bisa berhenti untuk tidak cari muka di depan mimom and dad?' gumam Cinta.
"Ada apa Non?"
"Eh enggak bu, gak ada apa-apa, oiya bu nanti sarapan paginya taruh di tempat makan aja ya, Cinta lagi gak pengen makan pagi. Bukan gak pengen si, males aja kalo liat mukanya Cindy yang selalu cari perhatian itu"
"Hmm, Non Cinta selalu saja seperti itu, mengapa tidak Non coba sekali saja bersikap simpati kepada adik Non sendiri, padahal dia sayang sama Non"
"Ohh ibu mau ikut belain Cindy yang selalu cari muka di depan orang banyak ya? Aku gak pernah suka kalo ibu ikut belain Cindy bu!!"
"Bukan gitu nak, ibu hanya ingin memberitahu saja, kalau kamu tetap tidak suka dengan Cindy, ibu bisa apa?" balas Elis yang sambil tersenyum kecil ke arah Cinta.
"Seterah ibu lah, itu judulnya sama aja ngebelain bu," sahut Cinta dengan diiringi gebrakan pintu kamar mandi.
Blam..
"Hmm, anak itu selalu saja begitu" gumam Elis yang lagi-lagi tersenyum melihat tingkah anak angkatnya itu.
*****
"Ibu makanannya sudah di taruh di tempat bekal?" teriak Cinta dari tangga menuju dapur.
"Sudah nak, sudah ibu taruh ko di tas Cinta"
"Ohh iya udah" ucapnya yang sambil mengecek ulang isi dari tasnya.
"Yaudah bu Cinta berangkat dulu ya, Cinta pamit bu"
"Cinta tunggu dulu" Elis memanggil Cinta yang sempat beranjak dari pandangannya dan membuat langkah kaki tersebut berhenti kembali dan memutar langkahnya menghadap Elis.
"Ada apa lagi bu?" Jawabnya yang sambil menaikan alisnya sebelah menatap tatapan dari Elis.
"Janji sama ibu, untuk hari ini kamu belajar yang bener. Jangan buat onar lagi di sekolah ya," ucapnya yang memperingati anak angkatnya itu sambil menyentil hidung mancungnya.
"Heheh Cinta janji akan belajar yang bener. Tapi.. Cinta gak bisa janji kalo gak akan buat onar. Maaf bu Cinta pamit ya, soal onar atau gak itu urusan lain kali aja. Hehe dah ibu i love you," ucapnya yang tertawa lebar meninggalkan Elis sambil melambaikan tangannya ke arah wanita itu, yang sudah terlihat jelas sedang menampakan wajah masamnya.
"Cinta kamu... Heuhh anak itu selalu aja gak bisa nurut kalo di bilangin," balasnya dengan menggelengkan kepalanya.
Saat di ruang makan keluarga besar Lingga, Cinta melihat adik, Mimom dan Daddy nya sedang makan bersama. Di hampiri lah kedua orang tuanya dan meminta restu untuk berangkat sekolah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Or Cindy
Teen Fiction"Aku ingin merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan dalam duniaku. Walau sedikit setidaknya sebelum napas ini berakhir aku tahu apa itu 'bahagia'." ~Cinta. "Adilkah takdir itu memberikan cintaku untuknya? Bagiku tidak!! Maka biarkanlah aku merebut...