Cinta Or Cindy
Dahulukan Vote sebelum membaca.
~Thank You~
•Happy Reading•
❤OnPlay-All we know 'The Chainsmokers'
(Kalau mau lebih seru setel itu aja #saran :D)*****
Jika hanya sakit yang dapat menumbuhkan cinta, aku tak mengapa. Karena cinta itu butuh perjuangan.
*****
Bulan ini telah memasuki musim hujan, dimana semua manusia hampir tidak suka dengan musim ini, karena sebagiannya berpikir musim ini akan mengganggu kegiatan mereka untuk beraktifitas. Walaupun seperti itu mereka tetap mensyukuri karunia yang telah di berikan Tuhan, karena tanpa adanya hujan, air pun tak akan ada di muka bumi ini.
Cinta tengah berteduh di bawah atap halte bus, menunggu hujan reda. Cinta sebenarnya tidak begitu membenci hujan, tetapi karena hari ini ia harus bersekolah jadi ia tidak mau mebuat bajunya basah saat di sekolah. Cinta lupa membawa jas hujannya saat di apartemen, karena Anya yang sedang menceramahinya sebab perbuatan Cinta yang telah menghilangkan laptop kesayangan Anya, itulah sebabnya Cinta lupa tidak membawa jas hujan karena terburu-buru untuk menghindari amukan Anya yang kesekian kalinya.
Setelah beberapa menit ia rasa hujan sedikit reda ia melanjutkan perjalanannya yang tertunda, dan melanjutkan motornya membelah jalanan yang sudah di basahi oleh percikan hujan.
Hari ini tidak begitu macet, karena mungkin cuaca yang kurang mendukung jadi mengurangi jumlah manusia yang selalu membuat macet jalan sana-sini, Cinta beruntung dengan adanya hujan, jadi dirinya tidak akan telat walau sudah mengulur waktu beberapa menit untuk menunggu hujan reda. Cinta sampai di sekolah dengan selamat dan sampai tujuan dengan tepat waktu saat bel pertama berbunyi, tak butuh waktu lama Cinta langsung berlari menuju kelasnya.
*****
Cinta telah duduk manis di bangkunya tak lupa dengan senyuman hangat yang tertera di wajahnya entah sejak kapan senyuman itu muncul Cinta juga tak tahu tapi hatinya mengatakan ia sedang bahagia.
Tiba-tiba datang seorang siswa yang tengah berlari dengan napas tersengal-sengal, Cinta menautkan kedua alisnya melihat kedatangan siswa itu. Dia Bian.
"Gue punya kabar baik woyy!!" teriak Bian sangat antusias, kini semua mata memandangnya penasaran dengan berita menarik apa yang akan ia beri tahu.
"Ehh, hehe hmm tapi mata kalian bisa di kondisikan dulu gak?" ucapnya kikuk dengan pandangan yang di berikan ke arahnya.
"Elah Yan, mau ngomong apa si buru elah!!" decak Evan tak sabar.
"Hmm oke oke, harap tenang harap tenang, berdirinya gue di—,"
"Halah Bacot—wooo,"
Belum selesai Bian berkata Iyan telah menimpali dengan kata kasar, dan menimpuki Bian dengan kertas lalu di ikuti oleh semua siswa yang berada di kelas itu sambil menyoraki Bian, Bian hanya tertawa geli karena kelakuannya dan teman-temannya itu, sementara Cinta hanya menggeleng pasrah melihat kelakuan mereka.
"Yaya nih jadi gini, hari ini—"
Ucap Bian sengaja menggantungkan perkataanya, dan yang mendengarkan semakin mempertajam pendengaran dan penglihatan mereka ke satu titik dimana Bian sedang menggantungkan kata-katanya.
"Hari ini semua kelas free class cuyy," ucapnya bersorak ria. Serempak semua yang ada di dalam kelas berlompat ria mendengar ucapan Bian.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Or Cindy
Teen Fiction"Aku ingin merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan dalam duniaku. Walau sedikit setidaknya sebelum napas ini berakhir aku tahu apa itu 'bahagia'." ~Cinta. "Adilkah takdir itu memberikan cintaku untuknya? Bagiku tidak!! Maka biarkanlah aku merebut...