19. Luka

4.2K 556 314
                                        

"He, kak Jeka ulang tahun bentar lagi. Lo mau kasih apa?" kata Sera mengingat ini sudah memasuki bulan September.

Yera menoleh, tersentak kecil, "hn? Ah.... udah september ya......" katanya agak terbata.

Jojo jelas mendelik sinis terang-terangan, "tumben amat lo lupa. Taun kemaren lo udah pusing cari kado satu bulan sebelum ulang tahunnya," sindir cewek berpipi bulat itu.

Yera meringis malu, "gue gak inget."

"Lo mau kasih apa? Sepatu? Baju?" kata Jojo antusias. Ia terdiam, berpikir sejenak, "eh, jangan baju deh. Katanya kalau kita ngasih baju nanti bakal putus."

Sera meledakkan tawa, "lo masih percaya mitos? Yaelah putus kagaknya mah tergantung kita," sahut cewek jangkung itu mencibir.

"Gue mau kasih kak Jeka surprise deh."

**

Yera memainkan garpu kecil di atas pisang kejunya sambil memandangi jalanan, melamun samar.

"Akhir-akhir ini lo ngelamun mulu, ada masalah?" kata Ghea membuyarkan lamunan Yera.

Gadis itu menoleh sesaat, kemudian menggeleng kecil. Ia terdiam, "eh, boleh pinjem hape lo? Gue mau chat kakak gue minta jemput."

"Hah? Bareng aja sama gue," sahut Ghea mengerutkan kening.

Yera tersenyum tipis, "nggak usah. Gue mau pergi cari kado sama kakak gue," katanya menolak.

"Kado? Emang ada yang ulang tahun?"

"Pacar gue."

"Hn?"

Yera memandangi Ghea yang berusaha menguasai air wajahnya, "ah.... kak Jeka ultah ya?" gumam Ghea teringat.

"Iya, lo gak mau kasih dia kado?" tanya Yera meledakkan tawa iseng, "lo mau bantuin gue ngasih surpise gak?"

"Hehe, gak tau juga. Nih hape gue," kata Ghea menyodorkan hape lalu berdiri membuat Yera mengangkat kepala. "Gue ke toilet dulu."

Yera membuka hape Ghea, memencet akun IG dan mencari akun kakaknya. Mengetikkan beberapa pesan.





ghea.camellia: KAKKKK INI GUE

ken.tamara: naon

ghea.camellia: lo gabut ya anjir kok langsung bales?

ken.tamara: anak setan

ghea.camellia: sstttt gak usah banyak cakap cepet jemput aku

ken.tamara: mager

ken.tamara: naik gojek aja manja amat lo

ghea.camellia: GAMAU

ghea.camellia: cepetan deh aku cari kado buat kak Jeka

ken.tamara: NGAPAIN LO KASIH DIA KADO ANJIR BENERAN GAK WARAS YA LO

ghea.camellia: berisik

ghea.camellia: cepet

ken.tamara: pap cpt



Yera yang baru saja akan mengambil gambar jalanan jadi terdiam, melihat foto Jeka dan Ghea yang muncul paling atas.



**




Ken mendesah panjang, "ngapain sih cari kado buat dia? Lo beneran udah cinta mati ya?" kata Ken bergumam kesal mengikuti adiknya.

Yera terdiam, tak langsung menjawab. Gadis itu meraih kotak untuk kado dan tersenyum kecil, "nggak. Aku kayak gini karena mau ngerelain dia, kak."

"Hn?"

"Seenggaknya aku udah ngelakuin yang terbaik."

"Ck, apaan sih sok dangdut," kata Ken mencibir kecil. Lalu cowok itu mengekori Yera menuju kasir dan keluar dari toko.

Ken mengedarkan pandangan, cowok itu tersentak. Dengan panik menarik kupluk Yera dari belakang membuat cewek itu memekik kaget.

"APAANSIH?!" jerit Yera tertahan.

Ken meringis, menggaruk tekuknya canggung, "mau beli boba gak? Gue yang traktir," katanya membujuk.

Yera menatap Ken penuh selidik, lalu garis wajahnya menjadi ceria "oke," balas Yera jadi mengubah arah dan berjalan lebih dahulu.

Cowok yang memakai jaket jeans ini menghela napas lega, berlari menyusul Yera.

Ia merangkul Yera yang jauh lebih mungil, "mau gue kenalin sama cowok gak?" tanya Ken mencolek pipi Yera menggoda.

"Paan sih, gak minat," jawabnya ketus dan galak.

"Yaelah liat dulu mukanya," kata Ken tetap berusaha. "Namanya Sean, ganteng banget anjir kayak bule walaupun dingin sih, ya itu lebih baik daripada hangat tapi ke semua cewek," sindir Ken tajam.

Ken memutar kepala, menatap Jeka yang berdiri disebelah gadis cantik sambil tertawa manis memilih cassing handphone.



Setidaknya, Ken tak mau menambah luka Yera.




***





Ghea meraih cassing berwarna hitam dengan gambar mickey mouse di belakangnya, wajah cewek itu jari merekah, "ihhhh lucu," katanya gemas.

Jeka menoleh, "ada yang lainnya gak? Aku mau," balas Jeka menatap cassing handphone itu berbinar.

Gadis dengan dress selutut itu mengedarkan pandangan, kemudian meraih cassing lainnya.

"Nih, aku yang cowok, kamu yang ceweknya," kata Ghea menyodorkan cassing couple.

Jeka merenggut kecil, mendelik tak percaya, "nggak mau. Aku yang cowok," balas Jeka meraih benda itu di tangan Ghea.

Ghea tertawa, "bercanda yaampun galak banget pacar siapa sih?"

Jeka terdiam. Lalu berdehem nyaring, meraih kedua cassing itu dan berjalan menuju kasir untuk membayar.


Ghea berjalan keluar dari toko lebih dahulu, ia memainkan jemari. Cewek itu terdiam lama sampai Jeka menepuk pundaknya menyadarkan.

"Ayo."

Jeka yang baru saja berbalik jadi berhenti saat Ghea memegang pergelangan tangannya.

Gadis berambut panjang itu meneguk ludah kecil, "boleh gak kalau di hari kak Jeka ulang tahun, kak Jeka sama aku aja. Berdua, seharian, nggak ada kontak sama Yera."

"Sehari aja..... aku pengen jadi pacar, bukan selingkuhan. Buat yang terakhir."

"Hn?"



Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 20, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Dua ArahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang