Laviola Morata

9.6K 325 0
                                        


DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG Ke- 72
JAYALAH SELALU INDONESIA KU
🇲🇨

***

Dave POV

"Pokoknya mommy tidak setuju." suara Viola

Mama Dave

Baru membuka pintu, aku sudah disuguhi dengan penolakan tidak jelas mommy.

'Apalagi kali ini' Batinku

Ku usap wajahku pasrah

'Mommy memang kadang bersikap 'ajaib'. Seperti kali ini, entah kenapa lagi mommyku ini'.

Tak ada hujan petir ataupun badai salju. Tak ada pembukaan ataupun sebab

(Gk setuju kenapa nte? Gk setuju kalo yasmin pacarin anaknya yang mirip Sean O'pry ini ??😂)

Setelah aku menerima telepon dari mommy tadi pagi. Yang menyuruhku segera pulang. karena, katanya sekretarisku-Vino menelfon mommy pagi-pagi. Menyuruhku agar secepatnya kekantor menghadiri pertemuan dengan klien.

'Mungkin cuma akal-akalan mommy saja. Menyuruhku supaya cepat pulang. Kenapa juga si Vino nelfon Mommy bukannya aku. Yang bosnya aku atau Mommy sih?!'

flashback

Drtt.. Drtt..

Samar ku dengar suara stella yang kesal.

Kugesert tombol hijau pada layar handphoneku masih dengan keadaan mengantuk

"Siapa yang menelfon pag--" kubuka paksa mataku.

Belum selesai perkataanku tapi ku hentikan saat suara yang tertangkap diindra pendengaranku sepertinya tidak asing

Mommy?!

"Varo? Kamu dimana nak? Pokoknya pulang sekarang! Vino nelfon, katanya kamu ada pertemuan pagi ini"

"--iya mom, varo pulang!"

Flashback Off

Dave terhanyut dalam fikirannya kemudian berlalu menaiki tangga tanpa memperdulikan mommy Viola.

"Varo...!? Dengerin mommy!!"
Suara viola menggelegar memenuhi ruang tamu

Author POV

Dave yang mendengarnya hampir terjatuh karena teriakan mommy nya yang membuat jantung siapa saja yang mendengar teriakan Viola akan stop sejenak.

Dengan sabar, Dave berbalik memandang Viola dengan melemparkan senyum semanis mungkin.

'Dave tahu, mommy nya hanya akan bertambah 'Ganas' kalau dikasari'

Nasib, punya emak macam ini. tapi, masih mending daripada emaknya si Alexi

"Pokoknya Mommy nggak setuju!kamu sama si wanita nggak jelas itu Varo" jawab Viola Sendu

Mommy Viola memang cerewet dan bisa sangat brutal tapi sama saja dengan ibu lain. Dia tidak akan tega jika anaknya-- anak Ter-ter Sayangnya--Varo. Tersenyum semanis gula jawa dari kampungnya Author, hatinya akan meleleh semelelehnya gula yang dipanaskan.

Dave yang mendengar penuturan Viola kaget

'Darimana mommy tahu kalau aku sama stella lagi'

"Jangan tanya mommy tahu dari mana. Yang jelasnya, kamu harus putusin dia dan,,," sentak Viola menggantung. Seolah tahu isi fikiran Dave

'Sambil memandang wajah memelas Dave yang seolah mengatakan--ayolah mom'

",,,,,Sebentar lagi, Kamu akan dijodohkan sama anak saudara jauh Daddy mu, sayang." tutur Viola dengan senyum manis yang bagi Dave seolah senyum tanda kematian untuknya.

"Tapi, Varo Cint... "

Belum juga selesai pembelaan Dave, Viola kembali mengambil alih pembicaraan

"Jadi kamu melawan mommy????"
Jawab Viola dengan bola mata membulat sempurna

'Lihat!! lebay bingit kan?'

"Jahat kamu, Varo. Anak mommy udah nggak sayang lagi sama Mommy'nya" teriak Mommy histeris

'Jangan lupakan mommy juga seorang QUENNYA Drama Queen !'

Dave merasakan perasaan tidak enak, kalau sampai Daddy'nya tahu, Dave membuat mommy'nya histeris. bisa-bisa Dave dijotos sampai k.o.

Mengingat Daddy'nya-David yang Cinta mati dengan mommy'nya. Mereka selalu mengingatkan bagaimana susahnya perjuangan mereka agar bisa bersatu.

Itu juga sebab mengapa Dave dipanggil oleh mommy'nya dengan nama depan yaiut Varo, bukannya Dave. Karena Dave adalah panggilan sayang Viola untuk suami tercintanya.

Sedangkan 'Dave' adalah panggilan dari sahabat-sahabat Dave untuknya, yang mana mereka semua menggunakan 'nama tengah' sebagai nama panggilan'

(Athor juga, kan Author sayang sahabat-sahabat Dave. jadi Author manggilnya 'Dave' juga) oke lanjut..

Dave merasakan perasaan merinding dibalik punggungnya. Dave berbalik, 'skak' ternyata Daddy'nya Sudah berdiri diujung atas tangga. sedangkan, dia berada di tengah-tengah dan Viola diujung bawah tengah menangis sesenggukan.

"Mati Aku!!"

"Varo,,, " Dave bergidik ngeri, suara itu seakan gendang kematian untuknya.

"Kamu apakan mommy mu?" suara dari tuan besar Morata

David Franco Morata
'Sang Legenda Dunia Hitam'

TBC

***

Cerita ini sebenarnya udah aku publish dari kemarin pagi, tapi ternyata gak muncul-muncul. Aku unpublis terus publish lagi,dan begitu seterusnya. Tapi, gak bisa-bisa. Sedih 

Maunya sih selalu fast update
(cie elah, kek ada aja yang nunggu)
Gak papalah author menghayal, nyenengin diri sendiri biar awet muda. Bentar lagi udah mau 20 soalnya. Huhu..


Maafkan typonya
Vote dan Coment yah
Biar semangat nulis Authornya 👄👀

Adelia (2nightstand)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang