Oleh Shafa Kamila
Hari semakin hari, cuaca semakin tidak menentu. Hujan yang terus menerus turun dan membasahi jedela kamarku. Disaat itulah aku menikmati hariku dengan secangkir teh hangat dan sereal kesukaanku sambil menatap jedela kamarku yang berembun. Aku sangat menyukai hujan karena Cuma hujan lah yang bisa menenangkanku disaat aku dalam kondisi yang lemah.
Oh ya perkenalkan namaku Erika Putri Salsabila. Nama panggilanku adalah Putri, tapi aku sering dipanggil temanku dengan sebutan chubby. Karena pipiku yang besar ini seperti bakpau. aku tinggal di rumah hanya dengan pembantu rumah tangga. Aku adalah anak tunggal dan orang tuaku kerja yang pulangpun tak menentu. Disaat anak-anak lain bisa bersenang senang dengan keluarganya pada saat akhir pekan, sedangkan aku hanya bisa jalan sendiri memendam kesepian yang melanda. Hal itu lah yang membuatku sering terdiam sendiri. aku ingin seperti anak-anak pada umumnya yang setiap berangkat dan pulang sekolah dapat diantar oleh orang tuanya, sedangkan aku kemana pun aku pergi hanya diantar oleh supir. Aku juga seorang anak yang manja karena sejak kecil aku tidak di biasakan untuk hidup mandiri.
Aku memiliki sahabat yang dekat sejak kecil, ia bernama sheila. Dia adalah motivasiku selama ini, Sheila lah yang selalu ada disaat aku sedang sedih. Dia yang selalu memberi motivasi kepadaku untuk bangkit kembali. Dia tidak pernah terlihat sedih di hadapanku padahal Sheila adalah anak yang Broken Home. Entah gimana caranya dia bisa sekuat ini untuk menghadapi masalahnya. Terkadang aku berfikir aku adalah orang yang lemah karena hanya permintaan sekecil itu bisa membuatku sedih berkepanjangan. Sedangkan Sheila, dia tidak pernah sekali pun mengeluh kepadaku tentang masalahnya.
Aku sekolah di sekolah swasta yang bernama Citra Kasih. Aku satu sekolah dengan Sheila. Sekarang aku duduk di bangku SMA. Aku terkenal sebagai anak yang periang, tetapi dibalik itu semua disaat aku sendirian aku merasa sedih yang mendalam. Aku selalu berfikir tidak ada orang yang sesedih aku dan yang punya masalah sepertiku. Semua orang bilang aku adalah orang yang cuek, yang tidak pernah mendengarkan apa yang diomongan orang tentang diriku. Sebenarnya, disaatku sendiri aku selalu memikirkan apa yang selama ini sering di omongkan oleh orang-orang tentangku. Dan berakhir aku akan sedih sendiri jika memikirkan apa perkataan orang-orang mengenai hidupku. Itulah penyebabku kenapa aku cuek.
Disuatu hari yang cerah tepat pukul 05.00 alaram jamku berbunyi
"Kringg..... kringg.." dan ada suara ketukan pintu
"Tok.. tok... Non ayo bangun udah waktunya sekolah." aku segera beranjank dari tempat tidurku.
"Iya Bi, ini aku udah bangun."
"Sarapan sudah Bibi siapin ya di meja makan."
"Makasih bi, tapi aku mau mandi dulu."
"Ya sudah, Bibi siapkan bajunya dulu ya." aku bergegas menuju kamar mandi
Setelah selesai mandi dan siap-siap untuk berangkat kesekolah aku menuju meja makan untuk menyantap makanan yang telah dibuatkan oleh bibi. Menu pagi itu adalah makanan kesukaanku yaitu roti panggang yg di beri resep rahasia sama Bibi.
"Bi, mama mana kok ga kelihatan?"
"Udah berangkat tadi pagi non, katanya ada rapat."
"Rapat aja terus, gak inget masih punya anak yang butuh perhatian." sambil beranjak pergi meninggalkan meja makan dan tidak meneruskan menyantap makanan yang disukainya. Disaat inilah yang membuatku merasa tidak ada yang peduli denganku. Aku langsung lari keluar rumah dan menuju ke danau buatan yang ada di dekat rumahku. Disana udaranya sangatlah sejuk banyak pepohonan dan ada banyak angsa yang memutari danau tersebut. Dan di danau itu ada bangku putih yang menjadi tempat favoriteku setiap aku kesana. Ini adalah salah satu tempat kesukaanku. Disini aku bisa merasa lebih tenang dengen kesendirianku. Tidak lama aku duduk disana sambil memandang angsa, tak kusangka air mataku jatuh dan membasahi pipiku, aku merasa dengan aku menangis dapat membuat hatiku lebih lega.
KAMU SEDANG MEMBACA
25CERPEN
Storie breviKUMPULAN CERPEN : 1. KENANGAN INDAH ITU TERULANG KEMBALI 2. DECEMBER 12TH 3. SEJARAH KYOTO 4. BEGITULAH 5. AFTER THE SUNSET 6. RIANA 7. MY BEST BEST FRIEN 8. KAU DAN AKU 9. DEPARTURE 10. ADINDAKU 11. WAKTU YANG SINGKAT 12. KEJADIAN YANG TAK TERDUGA ...
