Chapter 28

4.5K 198 0
                                        

"Lauraa, cepat kesini!"

"Iya Mike, sebentar"

Laura masih sibuk didapur membuat susu untuk Meindy.
Dengan perut yang mulai membuncit karena usia kandungannya sudah 7 bulan, ia tak dapat bergerak leluasa seperti dahulu.

Meindy sudah berumur 5 bulan sekarang, mulai aktif dan semakin cerewet. Mulai pintar menangis, minta diperhatikan sampai sampai Laura kerepotan mengurus rumah serta Meindy berbarengan.

Seperti saat ini, Meindy sedang buang air sedangkan Mike hanya bisa berteriak memanggil Laura yang jelas sedang kerepotan.

"Ini susunya sudah siap" Laura datang dengan sebotol susu ditangannya.

"Dia buang air Laura, bukan minta susu" Ujar Mike sambil menunjuk popok yang sudah penuh kotoran.

Laura hanya menggeleng dan berdecak pinggang,
"Mike, apa kau tak bisa mengganti popoknya?"

"Eum.." Mike hanya menutup hidungnya, Laura tak habis fikir kenapa harus jijik melihat kotoran anak sendiri.

Ia memutar bola matanya kemudian duduk bersimpuh mengganti popok Meindy yang saat itu Beraktifitas di matras yang tergelar di lantai.

"Nah, sudah" Ujar Laura sambil menenteng Popok itu kemudian membuangnya di keranjang sampah yang tak jauh darinya duduk.

"Kau sudah berbakat menjadi ibu rupanya"

"Ya tentu. Kau pun harusnya begitu Mike, kalau aku sudah melahirkan nanti jelas lebih merepotkan lagi kan! "

"Ya" Mike membelai perut istrinya itu, mendekatkan telinganya dan tersenyum ketika pergerakan sang jabang bayi menyentuh pipinya.
"Tetap sehat ya sayang, jangan merepotkan ibumu, kami disini menantikanmu selalu" Lanjut Mike kemudian mengecup perut di hadapannya, Laura tersenyum melihat tingkah suaminya yang semakin hari semakin manis padanya.

Dari waktu ke waktu, Mike semakin perhatian pada Laura, mulai dari makan selalu di ingatkan, selalu memperhatikan gerak geriknya hingga saat sebelum tidur Mike selalu membelai rambut Laura sampai ia tertidur pulas.

"Sudah Mike, apa kau tak kerja hari ini?!"

"Ya tentu, sebentar lagi"
Ujar Mike yang enggan melepas tangannya dari Perut Laura.

"Ayolah, kau akan terlambat nanti"

Akhirnya ia beranjak "Okey." Mike beranjak untuk bersiap siap.

Mike sudah bekerja sekarang, walau hanya staf kantor biasa setidaknya hidup mereka jauh dari kata kekurangan. Mike berkerja di sebuah kantor penerbitan, ia menjadi kepala penerbit hanya dalam kurun waktu cukup singkat, cukup memanggakan karena mengingat kecerdasan Mike yang luar biasa.

Mike sudah siap dengan setelan kantornya, dengan menenteng tas kerjanya ia keluar rumah, disana sudah ada Laura yang sedang tersenyum, di gendongannya Meindy sedang sibuk menggigit mainan di tangannya.

Melihat pemandangan itu Mike tersenyum, ia tidak menyangka bahwa sekarang ia seorang suami dan seorang ayah, sungguh membuat ia semakin semangat untuk berkerja.

Sebelum berangkat, seperti biasa tak lupa Mike mengecup istri serta anaknya "Aku berangkat dulu ya"

"Iya, hati hati Dad!" Jawab laura sambil menggoyang goyangkan tangan Meindy.
Mike pun pergi dengan Mobil Jeepnya.

Laura memandang mobil itu hingga akhirnya menghilang di Belokan.

......

Gak jelas ya...
Gpp lha yg penting tetep Update..😀😀

Vote Comment please...thanks you...

The love of the ringsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang