Pembuktian

7K 392 6
                                        

Arga mondar mandir di pekarangan rumahnya, menunggu jika wanita yang bernama Sarah yang dia temui di danau pagi tadi keluar rumah. Dia sangat ingin mengajak Sarah membantunya menjelaskan kejadian di bendungan pagi tadi, karena sepertinya kesalah pahaman ibu, adik dan tante nya semakin membesar.

Arga semakin menjadi tidak sabar saat Sarah sama sekali tidak muncul setelah lima jam dia menunggu nya. Segala macam gaya sudah Arga peragakan. Seperti pura-pura duduk di teras, pura-pura merapikan tanaman depan rumah, sampai memperbaiki pagar kayu rumahnya.

"Kakak gelisah amat sih, ke rumahnya aja langsung. Dari pada nungguin di situ dari tadi dia nya gak keluar" Risa kembali menggoda kakak nya dari dalam jendela. Membuat ibu dan tente-tante nya kembali ribut.

"Diem anak kecil" Serga Arga di balas cekikikan oleh Risa.

"Udah cepat! bicarakan sama ibu Saskia. Udah gak sabar tuh Arganya, dari tadi menunggu Sarah keluar tapi sepertinya Sarah belum keluar" Tante Desi kembali mendesak Ayu untuk segera ke rumah Saskia.

Arga masuk ke rumah, sudah hampir magrib dan sepertinya penantian nya sia-sia. Arga berdiam diri di kamar, pembicaraan keluarganya semakin ngaco untuk di dengar di telinga NYA. Dari pada berdebat dengan emak-emak Arga lebih memilih berdiam. Toh nanti dia juga pasti bisa membuktikan kebenaran nya.

Hingga jam 8 malam hp nya berbunyi, telpon dari Hendry.

"Halo" Sapa Arga.

"Apa kamu masih Indonesia?" Suara Hendry dari telepon terdengar panik.

" Ada apa?" Tanya Arga pensaran, jika nada bicara Hendry seperti ini itu artinya ada yang tidak beres.

"Mr. Greg Asley dibunuh di bali 30 menit yang lalu, pelakunya adalah Sexy Star" Kata Hendry.

"Sial.! Bagaimana bisa Mr. Greg ada di bali?" Itu tidak terdengar seperti pertanyaan namun terdengar seperti keluhan.

"Setelah pertemuan di Autralia Mr. Greg singgah di bali untuk istirahat sejenak, dan sepertinya Sexy Star menggunakan kesempatan itu untuk membunuhnya" Jawab Hendry.

"Lalu bagaimana kalian bisa yakin kalau pembunuhnya adalah Sexy Star?"

"Seperti biasa, dia meninggalkan tanda tangan di tubuh korban nya, tanda tangan berbentuk bintang"

Arga memijat dahinya "Aku akan ke Bali" Decak kesal Arga menutup telepon nya.

Arga segera bersiap, dia tidak sabar untuk segera berada di bali sekarang. Ini seperti takdir baginya, saat dia ada di indonesia Sexy Star juga ada di sini. Itu berarti mereka di takdirkan untuk bertemu di saat yang bersamaan itu berarti Sexy Star juga di takdirkan untuk berakhir di tangan Arga. Yah begitulah keyakinan Arga.

"Ma Arga pergi dulu ya" Arga pamit kepada ibu nya

"Loh kamu mau ke mana, rapi banget?" Tanya Ayu penasaran

"gak usah di tanya ma, kaka pasti mau keluar ketemuan dengan kak Sarah" Risa menebak dan mengambil kesimpulan dengan sendirinya.

"Cie cieeee" Sontak ejekan tante nya Arga menggema.

Arga harus bilang apa? Dia tidak mungkin mengatakan keluar karena masalah pembunuhan mentri luar negeri AS di bali sementara dia merahasiakan pekerjaan nya. Maka Arga pasrah saja, biarkan saja fikiran liar mereka asal dia bisa keluar dan mereka tenang.

My Dangerous Wife (Complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang