Chapter 30

3.6K 248 52
                                        

.
.

"Aku akan pergi ke kamar kecil sebentar. Kalian pergi saja dulu menemui Chanyeol dan Kai." ucap Luhan tepat berhenti di depan Kamar Kecil khusus wanita di tempat pertandingan dance tournament
. Baekhyun hanya mengangguk dan mulai menggandeng tangan Kyungsoo.

"jika kau tersesat. Telfon aku, Lu" ucap Kyungsoo sebelum meninggalkan Luhan.

Setelah menyelesaikan urusan di kamar mandi. Luhan membasuh kedua tangannya di wastafel depan kamar mandi. Luhan beberapa kali melihat ke arah cermin di depannya. Sebenarnya Luhan malas pergi ke tempat tournament  ini, tidak ada seseorang yang ingin Luhan temui. Setelah Baekhyun mengatakan jika Sehun berpartisipasi dengan lomba ini, Luhan meniatkan hati hari ini akan bertemu dengan Sehun untuk berterima kasih tentang syalnya dan sedikit memberi semangat tentang penampilan Sehun. Luhan memoles tipis lip-blam rasa cherry di atas bibirnya, untuk sekedar meningkatkan rasa beraninya bertemu dengan Sehun. Setelah di rasa cukup, Luhan berjalan keluar dari kamar kecil itu dan menemui sosok namja yang sedang menatapnya.

"Hei. Lama tak jumpa."  Sapa ramah namja itu. Luhan cukup terkejut dengan namja di depannya, ia meneliti tubuh namja itu dari ujung rambut sampai bawah kaki.

"Kau sudah tidak memakai kruk kaki lagi ?" Tanya Luhan mendekati namja itu. Namja itu sedikit terkekeh dan mulai mengangkat kaki kanannya ke atas. Luhan hanya mengangguk sekali dengan jawaban namja itu.

"Kau sudah tidak lagi menjengukku di Rumah Sakit." Ucap Namja itu sedikit kecewa.

"Aku sibuk, Kyuhyun-ya." Jawab Luhan. "Kau tahu kan Ujian Tengah Semester."

Kyuhyun langsung memeluk Luhan tepat di depannya. Luhan yang terkejut tidak bisa mengelak karena pelukan Kyuhyun yang cukup erat saat ini.

"Bogosipda.." ucap Kyuhyun lirih. Luhan tidak menjawab dan hanya mengelus pelan punggung Kyuhyun sebelum melepaskan pelukan itu. Entah kenapa Luhan tidak terlalu terkejut dengan kelakuan Kyuhyun saat ini, seseorang yang pernah dekat dengan Luhan dan menaruh hati padanya.

"Hya.. Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Luhan.

"Aku mau bertemu dengan chingu ku. Sepertinya kau juga begitu." Jawab Kyuhyun. "Aku ingin mengajakmu makan sore di suatu tempat. Bagaimana?"

"Emm.." Luhan sedikit berfikir apakah nanti ia ada jadwal les hari ini. "Hari ini aku sedang tidak ada jadwal. Jadi, baiklah." Senyum Luhan menjawab pertanyaan Kyuhyun. Kyuhyun langsung mengelus pelan rambut Luhan dan berbisik pelan ke arah telinga Luhan sebelum ia berlari meninggalkan Luhan.

'Kau cantik dengan bibir merahmu itu.'

Luhan hanya terdiam mendengar bisikan Kyuhyun dan melihat punggung Kyuhyun yang mulai menjauh dari nya.

.

Suara riuh dari penonton tournament terdengar sampai ke luar gedung. Suara musik lagu yang di pakai para peserta lomba silih berganti. Kini jantung Chanyeol yang tidak bisa berhenti berdetak cepat. Ini bukan pertama kalinya ia mengikuti lomba tournament seperti saat ini, namun tournament kali ini di persiapkan dengan matang oleh Chanyeol dan kawan-kawan. Chanyeol menoleh, menatap peserta lain di belakangnya. Mereka tampak lebih fresh dan seperti sudah mempersiapkan dari nol.

"Let's go, sebentar lagi kita di panggil." Ucap Kasper tenang sambil mengamati sekeliling.

"Kajja!" Ucap Kai dengan semangat. Chanyeol menatapnya dengan tatapan tak percaya, di lihatnya Sehun di sebelahnya juga terlihat sudah siap. Chanyeol hanya menghembuskan kasar nafasnya dan meyakinkan diri kalau ia pasti bisa melewati ini dengan cepat.

A Song For YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang