Chapter 16

2.8K 249 4
                                        


.

.

Kyungsoo terlihat berjalan sendirian di lobby utama. Pagi ini dia diharuskan mengambil beberapa barang di ruang musik untuk perform di kelasnya.

Breg

Terlihat seorang namja yang sedang duduk dengan mengalungi sebuah gitar.

"Kai?"

"Kyungie? Ah benar" Kai mulai melepaskan kalungan Gitarnya. "Kenapa kau disini?"

"Kau sendiri. Kenapa kemari?" ucap Kyungsoo mendatangi Kai.

"Aku bosan di dalam kelas" jawab Kai santai.

"Awwwww!"

Kyungsoo mencubit keras pada lengan Kai. Kai hanya bisa meringkih kesakitan.

"Kenapa kau membolos jam pelajaran huh?! Cepat kembali ke kelasmu Kim Kai!" Kyungsoo terlihat marah dengan mata pandanya yang melotot.

"Kau imut sekali" ucap Kai yang hampir di cubit sekali lagi dengan Kyungsoo.

"Arraseo.. Arraseo. Aku akan ke kelas sekarang"

Kyungsoo hanya menghembuskan kasar nafasnya.

"Eh.. Kau tak mau ku peluk sebelum aku pergi?" ucap Kai menoleh di depan pintu masuk.

"Hya!"

Kai langsung berlari kearah Kyungsoo dan memeluknya ke dalam badan Kai yang hangat.

"Saranghae Kyungie" ucap Kai

"E-um.." jawab Kyungsoo sedikit kesal namun ia tak melepaskan pelukan hangat Kai.

.
.

"Park Chanyeol"

Chanyeol yang sedang berjalan menuju kantin bersama Kai dan Sehun seketika berhenti.

"Chanyeol-ah" ucap yeoja berambut pirang yang sekarang berdiri didepan Chanyeol.

"Nugu?"

"Ah.. Aku Kim Taeyeon" yeoja itu tersenyum.

"Okay. Aku Park Chanyeol, salam kenal" jawab Chanyeol santai.

"Kajja" Chanyeol lalu pergi bersama Kai dan Sehun.

"Aku mengenal Appamu, Chanyeol"

Chanyeol seketika berhenti lagi.

"Ah.. Margamu 'Kim'. Apa jangan-jangan kau anak dari Mr.Kim?" Chanyeol menoleh kearah yeoja itu.

"Ne. Bersiaplah" ucap yeoja itu berjalan kearah Chanyeol dan menepuk bahu Chanyeol.

.

"Siapa dia?" tanya Sehun

"Yang aku tau. Dia sebutan ratu sekolah ini. Kim Taeyeon, 11-D"

Chanyeol dan Sehun menatap heran ke arah Kai.

"Para fans yeojaku yang mengatakannya. Ah, kajja" jawab Kai mulai berjalan kearah kantin.

.

.

-Sore WKS



"Baekkie! Cepat siram tanamanya!" teriak Luhan yang sedang sibuk menyabuti rerumputan di taman sekolah.

Baekhyun hanya mengangguk sekali dan mulai membasahi tanaman didepannya dengan selang ditanganya.

Baekhyun terlihat bosan karna ini sudah hampir memasuki bel pulang sekolah. Setiap hari Sabtu, masing-masing kelas 11 diharuskan merawat tanaman yang sudah dipilih milik sekolah sebelum waktunya pulang.

"Argh aku bosan" cerutu Baekhyun yang masih tetap memegangi selang di tangannya.

'Chanyeol-oppa!'
'Oppa!'

Terdengar suara beberapa yeoja yang menyebutkan nama 'Chanyeol' Baekhyun yang mendengar itu langsung melempar selang ke tanah dan mulai mencari suara itu berasal.
.

.

"Oppa!" teriak yeoja itu mengarah ke atas pohon.

"Ada apa memangnya?" tanya Baekhyun mendekati beberapa yeoja itu.

"Sepertinya ada Park Chanyeol di atas sana. Dia sedang apa ya. Daritadi kami panggil dia tidak menghiraukan sama sekali"

"E-um?" Baekhyun mulai melihat kearah dahan-dahan pohon tetapi dia tidak menemukan Chanyeol.


*kringggggg

Bel pulang sekolah berbunyi nyaring dan membuat para siswa berhamburan kearah gerbang sekolah.

Para yeoja yang sedari tadi meneriaki Chanyeol pun terlihat sudah hilang satu per satu. Tetapi rasa penasaran Baekhyun membuatnya tak menghiraukan bunyi bel sekolah.

'Aha! Itu dia!'

Baekhyun melihat namja yang duduk didekat dahan pohon tertinggi sambil bersandar. Namja itu berambut merah, sama seperti Chanyeol.

"Chanyeol!" teriak keras Baekhyun

Namja yang tersadar akan suara dibawahnya langsung menengok ke arah bawah dan..

Sret

Brugh

Chanyeol yang tak bisa menjaga keseimbangan terjatuh dari pohon tinggi itu.

"Chan-nyeol.." Baekhyun tersontak melihat jatuhnya Chanyeol dari
pohon tinggi itu.

"Chan.."

"Cerewet"

Baekhyun kaget dengan perkataan Chanyeol.

"Kalau kau berteriak. Nanti dia takut" jawab Chanyeol masih dalam posisi tiduran di tanah.

'Dia.. Hah..'

'Kucing?'

Baekhyun kaget dengan hadirnya kucing kecil berwarna coklat berada di pelukan Chanyeol.

"Dia nggak bisa turun dari pohon" ucap Chanyeol sambil mengelus lembut badan kucing itu.

Hiks

"Yang benar saja.." Baekhyun mulai menangis.

"Hya kenapa kau menangis?" ucap Chanyeol yang panik melihat Baekhyun tiba-tiba menangis.

"Ha..habis.. Kau hampir jatuh dari tempat yang tinggi itu.." Baekhyun menghapus airmatanya. "Untung kau baik-baik saja.."

Deg

Chanyeol mulai tersenyum.

Puk

Chanyeol memukul ringan kepala Baekhyun.

"Kau orang yang pertama, yang menangis untukku" ucap Chanyeol.

.

.

"Review juseyo^^

A Song For YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang