Aku sudah berusaha semampuku, tapi kenapa itu tidak merubah apapun.
Part 11: kehilanganya lagi
**MY HOPE**
Hari ini, mungkin akan jadi hari yang bersejarah bagi Sohyun, gadis itu akan mencoba mengatakan hal pertama yang diucapkan pada Jungkook sebulan yang lalu, dan dia akan lebih berusaha menjelaskanya dengan benar, dan menanyakan kenapa lelalaki itu membencinya.
"Disini aja" ucap Saeron, sambil menduduki Sohyun pelan. Gadis itu terlihat begitu pucat dan lemas, bahkan untuk mengurus dirinya sendiri saat ini sangatlah susah baginya. "Aku akan duduk disana" jelas Saeron sambil menunjuk sebuah bangku kosong dibawah pohon yang tidak jauh dari Sohyun duduk "Jadi, aku bisa memantau Unnie dari sana"
Sohyun hanya mengangguk pelan mengerti "jangan terlalu khawatir, aku akan baik-baik saja kok"
"Bagaimana bisa kau mengatakan hal itu?, disaat kondisimu begini saat ini!"
"Jangan membesarkan suaramu, sebentar lagi dia akan datang. Pergilah"
"Dasar" Setelah membereskan semuanya dan membuat Sohyun nyaman dengan dirinya, Saeron langsumg meninggalkan tempat tersebut dan menuju kearah tempat duduk yang sudah dijaganya tadi.
3 menit kemudian.....
"Lama menungguku?" Tanya Jungkook sambil mendudukan dirinya disamping Sohyun.
Mendemgar Suara Jungkook gadis itu langsung membalikan dirinya kearah lelaki tersebut. "Tidak apa-apa"
Kening Jungkook berkerut seketika, tat-kala melihat wajah orang didepanya "kau sangat pucat. Apakau sakit?" Tanyanya sambil memegang wajah Sohyun spontan.
"Ani..." Sohyun langsung berusaha memindahkan tangan Jungkook dari wajahnya, sebelum dia benar memerah karena malu "aku tidak apa-apa"
"Tapi wajah dan suaramu, aku benar-benar terlihat tidak baik"
"Sudah" ucap Sohyun menghentikan perdebatan dengan Jungkook, jika dia meladeninya mungkin ini akan jadi sangat lama. "Ada hal lain yang lebih penting"
"Baiklah" pasrahnya "memang apa yang ingin kau akatakan padaku?"
Sohyun menegakkan duduknya dan menatap Jungkook dalam, gadis itu perlahan mengatur nafasnya dan berusaha menyemangati dirinya.
"Apa sih?" Tanya Jungkook tidak sabaran.
"Baiklah, 5 tahun lalu. Kau ingat? Pertemuan pertama kita dirumah sakit, kita memghabiskan banya waktu bersama...."
"Ya, kim Sohyun" potong Jungkook tiba-tiba pelan dengan nada menekankan.
"Dengarkan aku dulu"
"Jadi ini yang mau kau katakan?" Tanya sambil tersenyum meremehkan "aku tidak tau kalau kau adalah orang yang nenyedihkan"
"Aku mohon, dengarkan dulu, aku hanya mau kau mendengarkan ceritaku dulu, hanya sebentar"
"Diamlah!" Tekanya mulai kesal "aku tidak mau mendengar apapun yang keluar dari mulut kotormu"
"Jein Jungkook!" Geram Sohyun tidak terima dengan kata yang baru saja keluar dari mulud lelaki itu.
"Kau benar-benar membuatku geli, apakah kau punya hidup yang begitu susah? Hingga kau melakukan hal yang sangat menggelikan ini?"
"Kau keterlaluan"
"KAU YANG KETERLALUAN!" Teriak lelaki itu sambil meremas bahu Sohyun kasar, hingga Sohyun sedikit tersentak karena kaget dan kesakitan.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Hope (TAMAT)
FanfictionFOLLOW DULU GUYS... BIAR SAYA BAHAGIA GAK RUGI KOK Hubungan yang dimiliki oleh idola dan fans adalah hubungan yang sekedarnya saja. Fans bilang cinta, tadi bukan cinta dengan arti yang sesungguhnya, begitupun sebaliknya. Lalu bagaimana jikalau cinta...