Happy reading
Vote and Comment
Grace berjalan kearah luar kamar, kaki jenjang nya menuruni satu persatu anak tangga, grace tiba tiba merasa haus jadi dia berpikir untuk membuat teh hangat, setelah grace membuat teh hangat dia berpikir duduk minum teh dengan membaca majalah.
PRANGGGG
Grace tersentak lalu menjatuhkan gelas ditangannya, grace terkejut melihat pria yang dirindukannya selama ini masuk dari pintu dengan tersenyum manis "Ka-kak." Grace menutup mulutnya tidak percaya.
"Hai grace sayang."
Oh astaga bagaimana jika kakak bertemu dengan dylan dan nick? Kakak pasti tidak akan senang melihat pria lain dekat denganku! Aku harap dylan dan nick selamat dari kakak ku!
Grace belari kecil menyerang kakaknya dengan pelukan hangat "Aku merindukanmu." Grecy tersenyum saat mendengar kata 'rindu' yang dia tunggu tunggu.
Grecy melepaskan pelukannya dan menatap adikknya "Apa kabar? Apa kamu baik baik saja setelah kakak diusir dari sini?" Perkataaan grecy membuat grace mengerutkan bibirnya, "Kakak bukan diusir. Paman melakukan itu untuk kebaikkan kakak sendiri, jadi bagaimana keadaanmu sekarang kak?" Grecy tahu betul jika pertanyaan adikknya mengarah ke penyakitnya.
"Kakak masih menyukaimu."
DEG
Grace langsung terdiam dan menatap kosong ke arah grecy, jadi apa guna nya berobat bertahun tahun jika tidak bisa disembuhkan!
Grecy yang melihat ekpresi grace membuatnya menahan tawa "Oh astaga sayang. Jika kakak sudah berdiri disini itu artinya kakak sudah sembuh. Wajahmu itu grace, benar benar lucu." Grecy tertawa lepas dan seketika grace tersenyum bisa melihat tawaan dari kakaknya lagi.
"Tch, aku kan hanya memastikan saja kak."
"Memang salah jika kakak menyukaimu?" Grace lagi lagi terdiam dengan perkataan grecy barusan, "Sudahlah. Kakak mengantuk." Grecy melewati grace dan naik ke atas tangga.
Tentu saja salah!
Grace tiba tiba tersadar dari lamunan nya dan baru mengingat jika dikamarnya ada dylan dan nick.
Bangsat! Bagaimana jika kakak kekamarku? Sial. Kenapa aku bisa lupa dengan dylan dan nick.
Grace mengumpat dalam hati karna ketinggalan satu langkah untuk menghentikan grecy membuka kamarnya "Shit. You invited two men in your room?" Grecy yang menaikkan satu alisnya menatap grace.
"No. They're my friends." Grace membela diri agar grecy percaya.
Grecy menutup pintunya kembali dan menatap grace "Yeah. Your sleeping buddy!" Grace cemberut saat mendapatkan tatapan mengejek dari kakaknya.
"KAKAK DENGARKAN AKU DULU." Grace mengejar langkah grecy kearah kamarnya.
Astaga! Aku tidak menyangka jika grace berubah menjadi nakal seperti itu. Sial, didikan siapa itu!
Grace menutup pintu kamar grecy dan menatapnya "Yang ku katakan itu benar, mereka hanya temanku! Kakak sudah salah paham." Grace cemberut saat mendapatkan tatapan sinis grecy.
"Salah paham?" Grecy menaikkan alisnya, "Dua pria itu tidur didalam kamar kamu tanpa pakaian yang ada ditubuh mereka lalu kamu bilang itu salah paham?" Sambung grecy menatap grace.
"Gay! Mereka penyuka sesama jenis. Mereka tinggal disini bersamaku dan tidur dikamarku. Kenapa mereka tidak berpakaian? Itu karna pasti mereka semalam melakukan seks! Mereka selalu melakukan itu setiap hari." Ucap grace yang menjawab asal asalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
THREE DEVIL'S
De Todo[COMPLETED] WARNING!!! Mature Content 21+ Mengandung adegan DEWASA dan kata kata KASAR. Bijaklah dalam memilih cerita dan bukan untuk pembaca yang sensitif **** Ada tiga sosok makhluk hidup yang tergila yang pernah ada di dunia. Mereka dipertemuka...
