Happy Reading
Vote and Comment
Satu minggu. Sudah satu minggu sejak kematian jeremi, grace hanya berada di dalam kamar nya. Tidak keluar dan juga tidak berniat untuk keluar dari kamar nya.
Setiap waktu jam makan, selalu pelayan yang mengantarkan makanan nya ke kamar. Tapi satu hal yang tidak berubah, dylan dan nick selalu menemui grace setiap waktu. Sama seperti sekarang dylan berdiri di depan pintu kamar grace.
"Bisa kita makan bersama di satu ruang lagi? Apa kamu akan tetap makan disini?" Tanya dylan melihat grace baru saja keluar dari kamar mandi.
"Pelayan akan mengantarnya ke sini."
"Sudah cukup! Ayo ke meja makan." Dylan menatap grace dengan menyuruh nya keluar dari kamar.
"Ke meja makan dan bertemu micey? Apa itu mungkin?" Grace tersenyum bertanya kepada dylan.
"Dia sudah menjadi istri grecy. Apa yang bisa kita lakukan?" Dylan masuk kamar dan mengelus pipi grace.
"Itulah maksudku. Apa aku bisa? Menemui mereka? Aku yang membenci micey dan mungkin anakku yang akan membenci paman nya sendiri. Apa yang bisa ku lakukan? Lebih baik menjauh dari mereka!" Grace yang masih belum menerima semua yang terjadi di kehidupan grecy.
Tok.. Tok..
Grace dan dylan menoleh saat ada yang mengetuk pintu dan melihat nick yang tersenyum memasuki kamar.
Cup!
Satu kecupan dari bibir nick saat mendekati bibir grace.
"Apa yang kalian bicarakan? Dan grace, ayo makan bersama lagi. Tidak baik jika kamu terus berada di dalam kamar." Ucap nick yang sedikit memerintah.
"Pelayan akan datang, kalian bisa pergi dan makan. Kenapa kalian membuat rumit hanya karna makan saja." Grace mengeluh dan duduk di tepi ranjang.
Nick langsung menjongkok ke arah grace "Kamu tahu? Anak kita akan bosan jika kamu terus berada di dalam ruangan ini. Benarkan sayang?" Nick langsung beralih menatap dan mengelus perut grace.
"Nick benar. Aku saja merasakan nya, dia sangat bosan dan mengeluh Terus kepadaku honey." Sambung dylan.
Grace mengalihkan pandangan nya saat dua pria di depan nya terus memaksa nya.
"Merasakan nya? Mengeluh? Bagaimana bisa?"
"Itu hanya rahasia diantara kami honey. Kamu mungkin tidak tahu, tapi kami berdua sudah cukup dekat untuk saling memahami." Ucap dylan.
"Kami saling memahami lebih dari itu." Sambung nick.
Grace berdiri dan menatap dylan dan nick "Aku sangat cemburu karna kalian lebih memahami nya dari pada aku." Jawab grace cemburu dan mengelus perutnya.
"Jadi apa kita bisa makan sekarang? Aku sungguh lapar." Nick yang menepuk perutnya.
"Atau aku yang akan memakanmu." Sambung dylan.
"Baiklah, ayo kita makan."
✖✖✖
"Senang bisa menatap mu lagi grace." Ucap grecy melihat adiknya di depan.
"Selamat makan." Ucap dylan menatap ke semua orang di depan nya.
Semua orang hanya diam dengan mengunyah makanan mereka masing masing. Tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka dan hanya suara kecil dari benda mati di dekat mereka saja.
Micey menatap grace sekilas dan melanjutkan makanan di atas meja. Grecy yang tersenyum melihat grace yang sudah mulai makan bersama nya lagi. Dylan dan nick yang sibuk makan dengan diam tanpa berniat mengangkat suara.
KAMU SEDANG MEMBACA
THREE DEVIL'S
Diversos[COMPLETED] WARNING!!! Mature Content 21+ Mengandung adegan DEWASA dan kata kata KASAR. Bijaklah dalam memilih cerita dan bukan untuk pembaca yang sensitif **** Ada tiga sosok makhluk hidup yang tergila yang pernah ada di dunia. Mereka dipertemuka...
