Sudah beranjak lima bulan, dan perut grace semakin membesar "Minumlah susu ini." Dylan berjongkok menyuruh grace minum susu ibu hamil.
"Terima kasih." Grace mengambil dan meminum nya.
Dylan mengelus perut grace dan sesekali tertawa sendiri "Apa yang kamu tertawa kan?" Tanya grace bingung melihat dylan.
Dylan tersenyum menoleh ke atas "Aku tidak sabar jadi ayah." Balas dylan membuat grace ikut terkekeh.
Dylan memegang kedua tangan grace "Honey. Menikahlah denganku dan jadilah pendamping hidupku seumur hidup sampai maut memisahkan kita." Ucap dylan dengan tulus menatap grace di depan nya dengan duduk di atas meja.
Grace hampir tidak percaya, dylan melamar nya. Bahkan untuk berpikir menikah, sangat jauh dari pikiran grace saat ini. Dylan benar benar sesuatu. Melamar di pagi hari dengan berperan menjadi calon ayah yang baik.
"Aku ingin kita menikah, bagaimana denganmu?" Tanya dylan sekali lagi.
Grace terkekeh menatap dylan di depan nya "Apa itu lamaran?" Jawab grace.
"Ayolah honey, aku sungguh menunggu jawaban darimu. Kamu tahu, aku mencintaimu, biarkan aku menjadi cinta satu satu nya di hatimu." Ucap dylan tetap serius menatap grace.
"Iya, tentu saja aku mau." Jawab grace serius menatap dylan balik.
Dylan tersenyum "Kamu mengawali pagi ini dengan indah honey." Ucap dylan dan mendekat melumat bibir grace.
Setelah melepaskan ciuman, dan mereka saling tersenyum "Kamu yang membuat pagi ini lebih indah bagiku." Ucap grace dan melumat kembali bibir dylan.
"Aku berjanji, pagimu akan selalu indah setiap hari kamu terbangun." Ucap dylan.
"Aku hanya membutuhkan mu ada di sampingku saat aku membuka mata, dan itu akan menjadi hari indah bagiku." Balas grace tersenyum.
✖✖✖
"Aku sedang memasak grecy. Bisakah kamu berhenti? Bagimana jika ada yang melihat." Ucap micey kesal karena grecy terus menjilati leher nya dan tangan nya yang tidak diam merabah milik micey dari balik celana nya.
"Aku tidak perduli. Kamu terlalu dini untuk bangun. Aku jadi merasa terabaikan di pagi hari." Balas grecy.
Micey langsung berbalik badan dan menatap grecy dekat "Baiklah, maafkan istri mu ini." Ucap micey langsung mencium grecy dengan melumat bibir nya.
Grecy mengangkat kedua kaki micey agar melingkar di pingang nya. Grecy pun membalas ciuman panas dari micey di pagi hari yang sejuk.
Mereka berciuman tanpa henti saling memberikan oksigen, bahkan tanpa sadar ada dua orang melihat, berdiri di meja makan menatap mereka.
"Apa sarapan pagi kita hari ini dengan melihat mereka?" Tanya dylan menoleh ke arah grace.
"Astaga. Mereka ingin membakar tempat ini dengan lupa mematikan api nya." Grace berjalan menuju ke dapur untuk mematikan kompor.
Micey langsung melepaskan ciuman nya dan berdiri kembali menatap grace.
"Kalian hampir membakar kita semua." Ucap grace menatap grecy.
"Aku minta maaf, aku jadi lupa. Ini semua salah kakak mu." Micey menunjuk grecy di depan nya. "Aku akan lanjut memasak." Sambung micey.
"Tidak perlu, liatlah, itu sudah hangus. Lanjutkan saja kegiatan tertunda kalian."
"Kamu jadi adik yang baik hari ini." Balas grecy tersenyum.
"Lalu sarapan?"
"Aku dan dylan akan makan di luar. Kami berdua butuh oksigen disaat kalian tidak membutuhkan nya." Ucap grace pergi tidak lupa mengajak dylan pergi dari hadapan grecy dan micey.
KAMU SEDANG MEMBACA
THREE DEVIL'S
Diversos[COMPLETED] WARNING!!! Mature Content 21+ Mengandung adegan DEWASA dan kata kata KASAR. Bijaklah dalam memilih cerita dan bukan untuk pembaca yang sensitif **** Ada tiga sosok makhluk hidup yang tergila yang pernah ada di dunia. Mereka dipertemuka...
