Happy Reading
Vote and Comment
GRACE POV
Jeremi benar benar membuatku hilang akal, bagaimana tidak? Dia ingin aku memasuki dunia bisnis seperti nya tapi di sisi lain aku juga ingin membalas perbuatan lelaki brengsek yang pernah menghancurkan hidupku sampai ke titik di mana aku merasa hampa waktu itu.
Aku terus berpikir bagaimana caranya menghancur kan lelaki brengsek itu! Apa aku harus mengikuti rencana Jeremi dengan berbagi cinta palsu dengan lelaki brengsek itu? Bahkan kata cinta tak pantas di dapatkan olehnya dari wanita di manapun.
"Apa yang sedang kau pikirkan babe?" Nick yang tiba tiba duduk di sofa samping ku.
"Sesuatu. Aku ingin bicara denganmu dan Dylan, di mana Dylan?" Tanyaku saat tidak melihat Dylan sedari pertengkaran kecil nya.
"Entahlah, dia bilang ingin pergi sebentar. Apa yang ingin kau bicarakan?" Nick bertanya padaku.
Aku mendekat menatap Nick "Bagaimana menurutmu jika aku memimpin perusahaan babe?" Aku bertanya pada Nick dengan serius.
Nick tersentak dengan ucapan ku "Aku harap perusahaan yang di urus Jeremi selama ini tidak hancur karna mu babe." Nick mulai bercanda terhadap nya.
Aku langsung di buat kesal oleh Nick "Aku serius dengan ucapan ku babe."
"Kenapa? Kenapa kau jadi tertarik ke dunia yang menyedih kan itu?" Tanya nick. Aku tidak bisa memberitahumu sepenuhnya babe.
"Entahlah. Tapi kenapa kau menyebutnya menyedihkan babe?" Aku langsung menatap televisi lagi.
"Menurutku mereka menyedih kan. Rata rata hidup semua pembisnis itu sangatlah menyedih kan. Setiap hari mereka hanya akan mengurusi berkas yang selalu di tangan nya, mereka harus terus mencari keuntungan agar mereka tidak bangkrut kedepan nya, mereka hanya mementing kan karir nya daripada kehidupan mereka. Mereka tidak bisa hidup yang menyenangkan seperti kita," Aku hanya mendengar perkataan Nick tanpa komentar. "Dan kenapa kau jadi ingin menjadi menyedihkan seperti mereka babe?" Sambung nick bertanya padaku.
Aku akan terlihat lebih menyedihkan jika aku tidak bisa balas dendam pada lelaki brengsek itu!
Aku mendekati Nick dan duduk di pangkuan nya "Akan aku buat semuanya jadi menyenangkan." Aku membisikkan di telinga Nick.
Nick selalu suka saat aku bersikap nakal padanya "Kau selalu meyenangkan babe. Aku akan menunggu kata katamu itu terjadi." Nick langsung meraih leherku dan menciumku dengan gairah, aku lupa! Nick selalu bergairah jika tentang ku. Aku merasa ciuman Nick sekarang seakan aku santapan terakhir nya malam ini. Kami saling melumat dan saling mangabsen satu persatu gigi mulut kami, sudah cukup lama aku menginginkan Nick juga, siapa yang tidak tergoda dengan Nick? Belaian nya membuat semua wanita terhipnotis akan sentuhan nya termasuk diriku sekarang.
Aku tidak munafik karena selama ini bukan hanya Dylan dan Nick saja yang menahan gairah saat bersama ku, aku juga menahan gairahku saat bersama mereka berdua, bayangkan saja saat aku tidur bersama mereka berdua tanpa busana yang melengkat di tubuh kami? Saat mereka berdua memeluk ku? Apalagi saat penis mereka yang menganjal di Vaginaku dan Bokongku. Jangan menganggap selama ini hanya mereka yang tersiksa saat bersamaku tetapi menurutku akulah yang paling tersiksa saat bersama kedua lelaki yang sangat mengoda semua iman wanita itu.
Aku membuka satu persatu kancing yang di kenakan Nick dengan terus melumat nya tanpa henti bahkan tangan Nick yang mulai merambat kearah bokong ku dan sialnya dia mengodaku dengan meremas bokong ku dengan tangan lihai nya. Jangan panggil aku Grace jika aku tidak bisa membalas perbuatan nya, aku mengesekkan 'Milikku' di atas 'Miliknya' nick yang masih terlapis celana nya itu, dan aku tahu betul jika aku menyiksa nya di dalam.
KAMU SEDANG MEMBACA
THREE DEVIL'S
Acak[COMPLETED] WARNING!!! Mature Content 21+ Mengandung adegan DEWASA dan kata kata KASAR. Bijaklah dalam memilih cerita dan bukan untuk pembaca yang sensitif **** Ada tiga sosok makhluk hidup yang tergila yang pernah ada di dunia. Mereka dipertemuka...
