27. Strange Death

7.3K 237 3
                                        

Tiga bulan. Kandungan Grace sudah memasuki tiga bulan. Grace berdiri di depan kaca besar dan melihat perubahan perut rata nya yang mulai membentuk.

"Kamu disini rupanya." Dylan masuk dan melihat Grace berdiri.

"Kamu dari mana saja? Kenapa belakangan ini kamu dan Nick jarang sekali dirumah." Ucap Grace berjalan ke arah Dylan yang duduk di tepi ranjang.

Grace bukan mendapatkan jawaban dari Dylan melainkan mendapatkan tatapan dari mata Dylan. Grace pun yang bingung langsung memegang pipi Dylan "Ada apa?" Grace bertanya.

"Tidak. Istirahatlah." Ucap Dylan dan langsung pergi.

Aneh sekali.

"Bisa aku masuk?" Tanya Micey di depan pintu.

Grace menyadari jika ada yang salah dari Dylan dan juga Nick akhir akhir ini, grace pun bingung dengan perubahan mereka. Satu hal yang berubah juga, grace mulai berteman dengat micey akhir akhir ini, semenjak micey menolong nya, yang hampir terjatuh di anak tangga. Dan menyebabkan kejadian fatal saat itu.

"Masuklah." Mendengar itu micey menghampiri grace yang duduk di tepi ranjang.

"Bagaimana dengan kandungan mu? Kau tidak merasa ada hal aneh kan semenjak itu? Jika kau merasa aneh, katakan padaku. Kita bisa memeriksa nya." Ucap micey berdiri di depan grace.

"Tidak, tidak ada masalah." Ucap grace yang menatap micey.

Micey tersenyum "Baguslah." Ucapnya lalu sedetik itu juga air mata nya jatuh.

Grace langsung berdiri melihat itu dan memegang kedua pipi micey "Kau menangis? Ahh, kau pasti merindukan nya bukan? Ini semua salahku. Kau jadi kehilangan anakmu." Ucap grace merasa bersalah saat mengingat kejadian ceroboh nya.

Micey langsung menghapus air mata nya saat itu juga "Tidak. B-benar aku hanya...merindukan nya saja. Maaf, aku tidak ingin menangis, tapi itu keluar begitu saja dari mataku." Ucap micey kembali seperti semula setelah menghapus air mata nya.

"Tidak, tidak. Kau bisa menangis, kau juga bisa memarahi ku, kau tidak harus menyembunyikan rasa kehilangan mu itu. Pada saat itu, akupun merasa kehilangan seperti yang kau dan grecy alami." Ucap grace. "Aku benar benar minta maaf. Jika saja aku tidak mengejar nick, mungkin kau tidak harus menyelamatkan ku saat itu." Sambung grace.

"Tidak, jangan menyalahkan mu. Bagaimana pun itu kecelakaan. Maaf, aku malah membuatmu merasa tidak nyaman. Tidak masalah, aku dan grecy sudah menerima nya, hanya saja aku merindukan nya, itu sebabnya aku melihatmu." Jawab micey dan tersenyum.

"Kau bisa melihat kandungan ku kapan saja jika kau merindukan nya." Grace menepuk bahu micey.

"Terima kasih."

✖✖✖

Micey menikmati kopi sambil menonton televisi, sedangkan grace membaca majalah di tangan nya.

"Kau tahu apa yang paling hebat?" Grace langsung menoleh.

"Apa?"

"Ibu hamil." Jawab micey.

"Maksudmu? Kenapa dengan ibu hamil?" Tanya grace bingung.

"Hanya karna hamil kau menjadi ratu." Grace pun mengerti dan tertawa.

"Aku benar bukan?"

"Kau benar. Karna disaat hamil, disaat itulah kita dimanjakan melebihi ratu." Jawab grace.

"Tepat sekali. Waktu yang paling indah, hanya di saat kita hamil. Karna waktu peluang malas malasan sangat besar." Ucap micey mengingat hal hal sewaktu dia hamil beberapa bulan lalu.

THREE DEVIL'STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang