Note #02 : Jangan gunakan skirt di hari selasa. Mr. Song akan membunuhmu jika kau melakukannya. - Ellen
***
Kantin di Seoul University nampak seperti Namdaemun Market dengan keramaian yang hampir menyerupai. Suara-suara candaan lebih mengarah pada ejekan dan beberapa suara anak-anak yang sedang memesan makan siang mereka terdengar di sepenjuru ruang kantin dua tingkat itu. Jam menunjukkan pukul satu siang ketika asap rokok sedang mengepul membentuk angka nol di depan wajah Myungsoo. Kedua mata tajamnya memerhatikan dengan enggan sekeliling kantin di lantai dua. Bukan pilihan yang bagus memilih kantin sebagai tempat menghilangkan stress karena Lee Jung Wook-pemateri di kelas Ethics and Moral Education-yang seperti menanam dendam kepada Myungsoo dan dua orang temannya. Terlebih terhadap lelaki bermarga Kim itu. Jung Wook bahkan selalu saja menjadikan Myungsoo atas contoh-contoh kurangnya pendidikan Etika dan Moral pada Mahasiswa-mahasiswanya. Jung Wook berharap jika jam kuliah Ethics and Moral Education seharusnya ada disetiap hari agar mahasiswanya--lebih merujuk pada Myungsoo--di universitas ini bisa lebih baik lagi. Tidak bisa disalahkan kenapa lelaki tua itu begitu membenci Myungsoo dan kroninya itu walaupun ketiga orang itu memiliki otak yang cukup cerdas di kelasnya, bahkan di kelas-kelas pemateri lainnya. Alasan lelaki tua itu cukup mendasar karena Myungsoo, Jongin dan Max tidak pernah menuruti aturannya untuk memakai setelan rapih dan lebih memilih menggunakan celana levis super dekil milik ketiga mahasiswa nya itu.
Myungsoo kembali menghisap batangan rokok ditangannya lalu menghembuskan asapnya membentuk bulat lagi saat Jongin yang duduk di kursi di sebelahnya bersuara dengan mengeluh. "Aku heran kenapa mantan kekasihku bisa semakin terlihat cantik saat hubungan kami sudah berakhir."
Myungsoo melirik lelaki di sebelahnya melalui ekor matanya, lalu mengikuti arah pandang Jongin. Dan disanalah dia menemukan dua gadis cantik menyembulkan tubuhnya dari balik tangga yang menghubungkan antara lantai satu dan dua. Kedua gadis itu nampaknya sedang memilih-pilih menu makan siang mereka, terlihat dari cara keduanya yang berdiri sambil menggerakkan kepala dan tubuh mereka. Myungsoo kembali menghembuskan asap rokoknya dengan kedua mata tetap fokus pada dua gadis yang hanya berjarak beberapa meter dengan tempatnya duduk itu. Jika diperjelas, mungkin hanya pada seorang gadis dari dua gadis yang berdiri disana.
"Aku dapat ide!" Jongin menjentikkan jari, kemudian kepalanya menoleh kearah Myungsoo, "Bagaimana kalau kau meminta Ellen agar gadis itu mau mendekatkan kembali Soojung denganku?"
"Dude, bagaimana bisa kau meminta Myungsoo bicara dengan Ellen disaat gadis itu akan menelan hidup-hidup jika melihatnya berkeliaran, heh?" Kali ini suara milik Max yang terdengar seperti menahan tawa.
Myungsoo terkekeh, "Sial!" Tangannya melemparkan batangan rokok yang dipegangnya lalu mengilasnya dengan sepatu hingga mati.
"Omong-omong, dimana si tukang robot itu? Biasanya dia selalu menjadi bayangan Ellen." Max mengernyitkan keningnya saat melihat keabsenan Minho.
"Mungkin sedang melakukan facetime."
Ucapan Myungsoo lantas membuat kedua sahabatnya itu menoleh bingung, "Maksudmu?"
Myungsoo tersenyum kecil dengan mata yang masih tertuju pada sosok Ellen. "Tidak."
***
"Ellen, kau ingin pesan apa untuk makan siang mu?" Soojung bertanya tanpa menoleh kepada Suzy.
Keadaan kantin yang begitu ramai hingga membuat antrean yang lumayan panjang meski hanya untuk sekadar outlet Jjangmyeon, bibimbap, Gwail Saelraedeu-atau biasa disebut salad buah- dan Omurice. Kantin yang terdapat dua bagian yaitu bagian atas dan bawah itu memiliki ciri perbedaan yang lumayan signifikan. Jika pada lantai dasar kita akan menemukan menu catering nan sehat dan tentu saja, bebas asap rokok, tetapi pada lantai dua suasana yang lebih cozy akan terlihat. Dimana, beberapa mahasiswa yang tidak menyukai makanan catering bisa mencari menu mereka disini yang disediakan di outlet-outlet. Dan nyatanya, suasana di lantai dua ini memang lebih ramai dibanding area bawah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Spring Blooming #1
Fanfiction×series pertama dari novel "One day in summer"× [PRIVATE PUBLISH] Suzy dan Ellen merupakan kembar identik yang terpaksa berpisah ketika kedua orang tua mereka bercerai. Namun, hubungan keduanya masih terjalin erat hingga sekarang walaupun jarak dan...
