"Hallo ma, Apa terjadi sesuatu dengan Zisa?"
"Leo cepat datang kesini! Zisa.. Zisa sadar"
"apa?! baiklah aku kesana sekarang!"
Leo segera menggendong Nao dan berlari kearah Mobil. Didalam Mobil anak itu selalu bertanya apa yg terjadi pada bundanya, Nmaun leo berkata bahwa Bundanya telah kembali. anak itu amat girang hingga melompat lompat dan menyuruh Leo menambah laju mobilnya.
*****Zisa Phov
Aku menatap asing kearah cahaya putih berkilau yg berada diujung lorong sana. aku tak tau sekarang aku ada dimana, namun yg jelas aku merasakan kedamaian disini . Aku terus berjalan menyusuri Cahaya itu hingga aku sampai ditempat dimana Tak ada Kepediahan.
Yg aku tau, hatiku bahagia berada Disini. Aku tertawa, Dan Bernyanyi Disana ditempat yg tak aku kenali namun Membuat Aku tenang
"Zisa?". Panggil Seseorang kepadaku. Aku mengenali suara ini, lalu menoleh. Mataku terpaku pada sosok kak Nina yg sedang menggandeng seorang Anak kecil Kira-kira seumuran Nao. Dia mirip sekali dengan Kak arga
Aku tersenyum dan menghambur Memeluk Kak nina dan menangis dipelukannya
"Aku rindu kakak. Zisa takut sendirian kak. Hiks.. Zisa gak kuat kak.. Zisa gak kuat. gak ada yg menginginkan Zisa kak" Ucapku menumpahkan semuanya pada kak nina.
Kak nina mengusap punggungku lalu menangkup wajahku dan menggeleng"Zisa gak sendirian, Masih ada Mami, dan yg lainnya yg menyayangi Zisa"
Kini giliranku menggeleng
"Tidak kak! Mereka tak menyayangi Zisa, Mereka Membenci Zisa kak. Tak ada kasih sayang setulus yg kak nina dan Kak Arga berikan. Hiks".
"Tidak Zisa. Semua orang disekelilingmu menyayangimu. Semua orang menyayangimu dek! Percayqlah, Suami dan anakmu menunggumu Zisa"
Suami? anak? Ya tuhan. Aku segera memegang perutku Dan tak Menemukan Perutku yg berisi. Aku panik dan menatap nanar Kearah Kak nina
"Kak.. Anakku.. ". Lirihku, Kak nina Tersenyum lalu menunjuk kearah belakangku. Dimana Nao berdiri disana dengan seorang bocah Kecil menatap Sedih kearahku.
"bundaa.. kembalilah.." ucapnya bersamaan, lalu mereka menangis dan memandangiku dengan Tatapan memohon
namun kaki ku serasa tak bisa bergerak untuk memeluk mereka kedalam pelukanku.
Aku menatap kak Nina yg kini menciumi wajahku.
"Ini keponakanmu Dek". Tunjuk kak nina mengarahkan Bocah kecil yg sedang bersama kak nina Tadi kearahku
"Aunty Zisa". Polosnya memegangi tanganku. Aku berjongkok dan memeluknya,
"Raffi.. sayangku. ". aku ciumi wajahnya yg terus tersenyum damai sambil memelukku erat..
yaa Aku yg menetapkan nama untuk keponakanku dulu, Jika dia laki-lali aku memberinya nama Raffi dan jika dia perempuan aku menamainya Riffa
Dia sanagt mirip dengan Kak arga, Wajahnya, mata dan hidungnya. Namun bibirnya membentuk bibir tipis kak Nina. Ah juka saja dia perempuan Pasti Cantik. Batinku .
"Oh yaa kak. Mana Kak arga? kenapa dia tak disini? apakah dia tak merindukan Aku?". Tanyaku pada kak Nina, Aku menatap raut wajahnya seketika menjadi sedih dan menatapku sendu
aku berpaling pada Raffi
"Mana papa kamu sayang?"
namun anak itu juga ikut menampakan raut wajah sedih mereka.

KAMU SEDANG MEMBACA
Life with The Devil
RomanceZisanandrea Ambrella adalah seorang gadis cantik yg hidupnya hampir mendekati sempurna .. namun kesempurnaan itu lenyap hanya karna kehadiran seseorang dimasa lalunya.. Aku hidup dan bernafas disini, Dan bukan pengganti siapa-siapaa -Zisa Gadis...