Zisa diam terpaku menatap dua insan yg kini berada tepat didepan matanya yg sedang asyik Berbagi cerita dan yg satunya menanggapi dengan senyuman menawannya..
Disatu sisi dia merasakan sakit yg teramat sangat, Bahkan ia diselingkuhi secara terang-terangan dengan Saudaranya sendiri.. Sedangkan disisi lain ia merasakan Memang seharusnya ia tak pedulii..
Flashback
Zisa dan leo turun dari mobil dengan Zisa yg menggendong Nao dipelukannya.. Mereka memasuki Bandara Internasional Itu dengan Riang, yaahh riang untuk zisa yg Berinteraksi dengan Nao..
Sekitar 10 menit menunggu, Akhirnya Orang yg dimaksud Leo menguhubunginya Bahwa pesawatnya telah mendarat dan ia akan segera menemui kamii..
Zisa terus memperhatikan orang-orang yg lalu lalang didepannya Hingga matanya menangkap sosok tak asing berada tak jauh darinya melambai kearah mereka. Lebih tepatnya pada Leo
"Nesa" lirihnya ketika wanita itu mendekat dengan menatap Zisa sekilas lalu beralih menatap Leo dan menghambur memeluknya..
"Saayyang, Aku merindukanmu" Ucapnya manja Dan mengecup bibir Leo tepat diidepan Mata Zisa dengan mesranya..
Zisa melongo, dan terpaku ditempatnya berdiri.. Apa ini semua? Apa hubungan mereka? Dann apa? Sayang? Sedekat itukah Mereka? Setegah itukah Nesa padanya? 'Tentu saja dia tega zisa! Dia membencimu, Dan selalu berusaha menindasmu. Ingat itu! Sorak dewi batin Zisa.
"Ekkhhem" Suara Leo memecahkan Lamunan Zisa.. Ia kembali menatap Mereka dan reflek mengulurkan tangannya pada Nesa..
"Hai kak, Apa kabar? Gimana mama sama papa? Kalian baik-baik saja kan?" Senyumnya dengan tulus, namun Ditanggapi Acuh oleh Nesa..
"Kami bahagia, Tanpa Pengganggu!" Ketusnya lalu beralih lagi memasang wajah manjanya pada Leo..
"Sayang, berangkat sekarang yuukk.. katanya kita mau liburann kan?"
Leo mengangguk Dan berjalan mendahului mereka kemobil..
Saat Zisa hendak membuka pintu depan disebelah Leo, Nesa langsung menerobosnya dan duduk disana dengan nyaman..
Dan ia memilih mengalah dan duduk dikursi belakang bersama Nao..
Flashback End
***"Yeayy ita ampee" riang Nao Saat mereka telah sampai dipulau yg dituju.. Anak itu dengan Riangnya berlari kearah Clara, Neneknya yg telah menunggu mereka Di Gazebo Villa Ituu..
"Naoo jangan lari-lari nak.. ntar Jatuh" Zisa berlari kecil Memegangi Nao yg dengan Semangatnya Berlari kearah Villa itu..
"Ya nda.. Affin Oo yah" Polosnya lalu mengulurkan kedua tangannya meminta Zisa menggendongnya..
"Iyya sayang, Tapi jangan lari-lari kaya gitu lagi.. Nanti kalau Nao jatuh kan bunda sedih deh.. emang Nao mau bunda Sedih?" Rayu Zisa dengan tamapng memelasnya..
Anak itu menggeleng lalu memeluk Zisa dengan Erat dan membenamkan Kepalanya keceruk leher Zisa..
"Ga Ndaa.. Afin ao nda" Zisa mengelus punggung putranya dengan Sayang lalu mengecupi Kepala Nao..
"Yaudah, Sekarang Nao Main sama Kak Daffa ya disana," tunjuk Zisa pada Dafa, Anak Gerald yg sedang bermain bersama saudaranya yg lain..
"Bunda mau kemobil dulu ambil perlengkapan kita.. Oke jagoan?"
"Kee ndaa"
Cup
Kecupan basaha Nao mampir dibibir Zisa, Dan anak itu cekikikan lalu berlari kecil kearah Dafa dan yg lainnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Life with The Devil
RomanceZisanandrea Ambrella adalah seorang gadis cantik yg hidupnya hampir mendekati sempurna .. namun kesempurnaan itu lenyap hanya karna kehadiran seseorang dimasa lalunya.. Aku hidup dan bernafas disini, Dan bukan pengganti siapa-siapaa -Zisa Gadis...