[Ganti Cover]
Bagaimana jadinya kisah cinta antara Irene yang cerewet dan bawel dengan Sehun yang super duper cuek?
Simak cerita tersebut pada chapter-chapter selanjutnya.
Drabble's Story
By:RoseeyOsh
Hope U Like It! . . Sehun dan Irene biasanya akan menonton film melalui laptop saja karena menurut Sehun itu akan menghemat biaya daripada harus kebioskop. Sehun bahkan rela menunggu film itu sampai rilis diinternet sehingga ia bisa streaming.
Tapi kali ini, Irene ingin melakukan hal yang berbeda. Menurut Irene, masa orang pacaran gak pernah kebioskop?
"Hun, kebioskop yuk?", Irene memluk lengan Sehun dengan manja. Kali ini ia sedang berada dipusat kota untuk mencari makan.
"Kenapa gak streaming kayak biasanya aja,nun? Kan lebih enak.", Yah, lebih enak karena gak menguras biaya banyak. Tau sendirikan Irene kalau nonton bioskop pasti ingin beli camilan banyak, dan camilan disana itu harganya selangit. Bisa-bisa uang tabungan Sehun habis dalam waktu semenit saja.
"Sekali-kali,Huuunn~ boleh ya? Cuma kali ini deh..aku bosan kalau nonton dirumah..", Irene mempoutkan bibirnya lucu demi merayu Sehun.
Dan LUCKY!
Sehun sepertinya tidak tega jika menolak Irene yang seperti ini.
Ugh! Kuatkan imanmu Sehun!
"Hah~ Tapi tunggu! Aku lihat dulu uang yang kubawa sekarang, bisa-bisa kurang.. kan jajanmu banyak,nun.", Sehun mengeluarkan dompetnya dan sisa uangnya.
Irene yang mendengar itu langsung cemberut,"Kalau gak mau yaudah!", Ia memalingkan mukanya dengan mata yang berkaca-kaca. Well, Sehun seharusnya tidak usah berkata begitu kan? Ia kan jadi sensitive. Dasar tidak peka!
"Tsk. Bukan begitu,nun. Hanya saja cemilan disana kan harganya lebih mahal daripada biasanya,nun.", Setelah menghitung uang dan mengira-ngira pengeluarannya dari bayar parkir, tiket bioskop, cemilan dan kebutuhan Irene lainnya.
"Kalo gitu aku gak akan beli cemilan berlebihan deh~ aku janji!", Irene mengeluarkan jari kelingkingnya dan menautkannya ke kelingking Sehun.
Kalau sudah begini, Sehun mana bisa menolak Irene. Yang ia ingin katakan untuk menaikkan mood Irene sekarang adalah--
"Kalau begitu ayo berangkat.", Sehun menggandeng tangan Irene dan membawanya menuju parkiran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan kecepatan super duper biasa aja, Sehun menjalankan motornya dengan aman sampai tujuan. . . . . Setelah 10 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai dimall xxx dan langsung naik keatas untuk nonton bioskop.
BUT!
Antriannya sangat panjang sehingga mereka berdua harus mengantri sampai tiba gilirannya.
"Pesan 2 tiket untuk film xxx.", Setelah mempertimbangkan dalam antrian tadi dan mereka sepakat akhirnya Sehun memesan tilet tersebut.
"Oh ya mas, Popcorn yang jumbo 1 dan Cola 2.", Tak lupa Irene ikut menambahkan cemilannya.
"Baiklah, total harganya 185ribu.", Sehun mendelik kaget. WHAT! Apa harganya memang semahal ini? Kalau dibilang-bilang memang sih cemilan yang dipesan Irene sedikit tapi...
Yasudahlah.
Sehun memberikan uang pas dan mengambil tiket serta cemilan mereka. Karena waktu bioskop mereka masih 20 menit lagi, ia dan Irene memutuskan untuk duduk sejenak melupakan cemilan mahal itu.
"Hun, Aaa~", Belum juga nonton tapi Irene sudah memakan popcornnya sambil menyuapi Sehun. Dan Sehun sendiri dengan senang hati membuka mulutnya menerima suapan Irene. Memang satu-satunya yang bisa bikin mood Sehun naik turun ya hanya Irene.
Karena aksi romantis mereka berdua, orang-orang disekitar situ hanya memandang Irene dan Sehun dengan iri. Ia bahkan berbisik-bisik dengan pacarnya karena menginginkan seperti mereka.
"Perhatian, Ruang bioskop 2.3 akan segera dimulai."
"Ayo nun, filmnya sudah hampir dimulai. Sebaiknya kita mencari duduk yang kita pesan tadi.", Sehun berdiri dan memeluk pundak Irene. Mereka berduapun masuk keruang bioskop dan menontonnya hingga selesai. . . . . TBC.