[Ganti Cover]
Bagaimana jadinya kisah cinta antara Irene yang cerewet dan bawel dengan Sehun yang super duper cuek?
Simak cerita tersebut pada chapter-chapter selanjutnya.
Drabble's Story
By:RoseeyOsh
Akhir-akhir ini Sehun sangat sibuk karena dikejar deadline ujiannya, belum lagi saat ini ia adalah siswa tingkat akhir masa SMAnya. Belum lagi dengan Irene yang minta jemput ini dan itu.
"Sehun, bisa jemput aku dikampus?"
"Hun, ayo temani aku belanja."
"Sehunnn~ disebrang kampus ada restoran baru."
Jika bukan karena cinta dengan Irene, ia benar-benar malas melakukan itu dan akan fokus mengerjakan prnya. Ia benar-benar lelah dengan tugasnya yang semakin menumpuk karena sering ditunda demi Irene. Akibatnya ia jadi sering begadang untuk mengerjakan tugasnya dan berakhirlah ia memiliki kantung mata yang cukup besar.
Contohnya seperti sekarang, Kekasihnya yang cantik ini baru saja menelpon Sehun untuk minta dijemput dibandara karena katanya habis mengantar temannya untuk tour keluar negri.
".....Aku benar-benar tidak bisa,Nun. Tugasku sangat menumpuk.", Disela-sela menelpon Irene, tangannya tetap aktif untuk mengerjakan tugasnya.
"Ayolah Sehuuunnn~", Dengan rayuan maut yang hampir tidak mempan, Irene masih berusaha membujuk Sehun agar dia mau menjemputnya.
"Hah~ Baiklah, aku akan tiba 15 menit lagi.", Dengan nada putus asa, Sehun mengiayakan tawaran Irene. Lagi dan lagi ia menutup bukunya dan membiarkan prnya terbengkalai lagi demi sang pacar cantiknya itu. . . . 20 menit kemudian Sehun tiba dibandara dan memarkir motornya dicafe terdekat. Ia turun dari sepedanya dan berkeliling mencari kekasihnya itu.
'Kemana dia?'
"Sehuuunnnnn!!", Irene berdiri disamping toko sambil membawa 2 kopi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gawat nih. Kalau dilihat-lihat situasinya, saat ini Irene pasti sedang ngambek. Hanya dari menatap wajahnya saja sudah tau, bibir dimajukan pertanda cemberut dan mata yang sedikit sinis.
Dengan peluh yang mengalir dipelipis Sehun, ia menghampiri Irene dan meminta maaf karena dirinya sedikit telat dari jam yang dijanjikan.
"Hmmm~ Ini aku belikan kopi untukmu, maaf jika terlalu memaksamu untuk kepentingan pribadiku.", Irene menundukkan kepalanya sambil menyodorkan kopi kearah Sehun.
Sehun yang mendengar itu langsung tersenyum dan menerima kopi yang diberi Irene. Kalau begini ia jadi tidak bisa marah berlama-lama kepada kekasihnya. . . . . TBC.