[Ganti Cover]
Bagaimana jadinya kisah cinta antara Irene yang cerewet dan bawel dengan Sehun yang super duper cuek?
Simak cerita tersebut pada chapter-chapter selanjutnya.
Drabble's Story
By:RoseeyOsh
Hope U Like It! . . Malam ini adalah malam minggu. Kalian tau kan biasanya terkenal dengan anak pacaran? Tak luput dari itu, Sehun juga mengajak Irene untuk berjalan-jalan dimalam hari karena dirinya mumpung tidak ada tugas dan kekasihnya tidak keberatan.
"Hun, kita mau kemanaa~", Irene memeluk lengan Sehun dengan manja dan berjalan-jalan ketempat yang ramai pengunjung. Motor Sehun sudah diparkir pada tempatnya sehingga mereka berdua bisa menikmati indahnya Seoul pada malam hari.
"Entahlah. Nuna lapar?", Sehun sendiri juga tidak tau sebenarnya, ia hanya ingin berduaan dengan kekasihnya yang cantik ini.
"Em..mungkin nanti, kan tadi sudah beli cemilan dipinggir jala--Oh! Sehunn ayo mainn ituu~", Irene meloncat-loncat kegirangan dan menarik tangan Sehun untuk mendekati permainan yang ditunjuk Irene.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hah~ Ini permainan yang menipu orang,nun.", Bayangkan saja! Kalian menghabiskan uang hanya untuk permainan yang belum tentu akan berhasil nantinya.
Sehun pernah mencobanya dengan sang adik dan usahanya gagal terus menerus hingga uangnya habis, alhasil Sehun pulang dengan perasaan kecewa karena menyia-nyiakan uangnya dengan hal yang tidak pasti.
Miriskan?
"T-tapikan tidak ada salahnya mencobaa..", Irene terus-terusan merengek kepada Sehun agar Sehun mengabulkan permintaannya.
"Baiklah, hanya 3 kali kesempatan. Jika gagal, kita pergi. Okay?", Sehun membuat kesepakatan kepada Irene dan mulai memasukkan koinnya. Ia menjalankan mesinnya dengan serius dan berusaha mendapatkan apa yang Irene mau.
Tapi gagal. [Percobaan pertama gagal]
Iapun mencobanya lagi dan berusaha menggunakan taktik yang ia buat. Tapi tetap saja gagal. [Percobaan kedua gagal]
Oke, ini yang terakhir kali. Jika sampai gagal, Sehun bersumpah tidak akan pernah memainkan permainan ini lagi.
TING! Mesin mulai berbunyi dan Sehun menjalankannya dengan hati-hati. Irenepun yang melihat juga ikutan gugup bahkan sampai berdoa dalam hati agar Sehun berhasil.
"Oh!!! Kau berhasil Sehunnn~ Yey!", Saking girangnya Irene memukul-mukul lengan Sehun dengan gemas. Ia sangat senang seperti anak kecil yang dikabulkan permintannya oleh sang orang tua.
Sehun langsung mengambil mainan itu dari bawah dan memberinya kepada Irene,"Bagaimana? Nuna senang?"
Kali ini keberuntungan benar-benar berpihak kepada Sehun dan tuhan mengabulkan doa Irene begitu cepat. . . . . TBC.