Anyeong... 👋👋
Maafkan yaa... Kelamaan update nya
Adakah yang masih nunggu..? 😀
Sepertinya, Fanfic ini sudah mendekati akhir
Dan memang harus di akhiri
Terimakasih banyak
Sudah mengikuti sampai detik ini
🙏🙏💗💗💗
Sorry for typo 😊
Seutas harapan tersambung dalam seberkas cahaya pagi. Embun menitik di tepian daun jendela. Aroma yang menenangkan dan membangkitkan gairah kehidupan. Merasuk kedalam jiwa yang hampa sesak akan kerinduan. Mata lelahnya, berbinar menangkap selorot cahaya menguning di sudut ruangan. Jauh dalam sudt hatinya, masih tertinggal sisa rasa penyesalan.
Klekk…
Suara daun pintu yang terbuka perlahan, memecah kesunyian. Menghandirkan sosok manusia sungguhan yang bisa ia pandang. Dia mengangkat wajah dan kembali mendapati pahitnya kenyataan.
“Sarapan anda Tuan,”
Ucapan dari seorang pelayan. Sekalipun hanya sekedar sapaan, setidaknya ada suara manusia lain yang masih bisa ia dengar.
“Dimana Hoseok…?”
“Sudah beberapa hari, Tuan Hoseok tidak pulang, kami tidak tahu,”
Sosok renta itu mendengus sedikit kesal. Ya, dia adalah Shin Jihoon. Beberapa waktu menghilang bagai ditelan bumi. Karena memang sengaja di sembunyikan oleh orang yang menjadi tangan kanannya sendiri.
Shin Jihoon terkurung di sebuah ruangan yang sangat jauh dari kehidupan. Ia sama sekali tidak tahu dimana ia berada. Sama sekali tidak tahu apa yang sudah terjadi dengan keluarganya. Terakhir yang ia ingat ia sempat pergi bersama dengan Seokjin ke tempat pengacaranya secara diam-diam. Mengubah isi surat wasiat resminya.
“Hoseok… harusnya kau tak perlu se gegabah ini… kau akan memiliki apa yang menjadi hak ibu mu, tapi kau terlanjur merebutnya lebih dulu…,” Gumam Shin Jihoon sendirian, dalam ruangan yang kembali tenggelam di kesunyian.
======================
Mereka mulai bergerak sesuai dengan rule dan rencana yang sudah tersusun cukup matang. Menjalankan misi masing-masing dalam perannya. Tak ada yang berpangku tangan. Saling membahu demi mendapatkan satu titik terang.
Kim Jaehyun dan orang-orangnya, perlahan mulai menggali tentang pergerakan perusahaan baru bernama Helios yang muncul setelah menenggelamkan Shin Global Co. Kim Namjoon beserta tim divisinya masih terus mencari fakta mengenai kasus yang menyangkut Shin Woojin. Sedangkan Yoongi mengurus dua orang penting yang menjadi kepercayaan Shin Jihoon yang pastinya sekarang terserap oleh kekuasaannya Shin Hoseok.
Sedangkan Taehyung, dia mendapatkan tugas yang paling berat diantara semuanya. Tugas yang sepele tapi tidak bisa dianggap remeh. Dia harus menjaga tiga orang yang semuanya merupakan mata kunci dari keluarga Shin yang amburadul. Terutama bungsu mereka. Yang sekarang menjelma menjadi bayi besar yang baru saja belajar jalan.
“Masih sakit…?”
Taehyung menatap was-was adik bungsunya. Jungkook menjejakkan satu persatu kakinya di atas karpet yang empuk. Sudah lebih dari sebulan dan seharusnya telapak kakinya sudah pulih. Jungkook hanya tersenyum saja sembari mengeratkan pegangan di lengan sang kakak.
“Jangan hanya senyum, katakan sesuatu,” Taehyung mulai tak sabar.
Jungkook hanya terkonsen pada ke dua kakinya. Pelan-pelan ia mulai menumpukan berat badannya di kedua kakinya sendiri. Taehyung merasakan pegangan Jungkook semakin lama semakin lemah. Adiknya sudah mulai berdiri sendiri. Taehyung tersenyum puas dan tangannya mulai gatal untuk menggusak kepala Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
Problematic Affectionate ( Vkook / Brothership )
Fanfiction[ Complete ] DILARANG PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN TIDAK TERIMA ALASAN TERINSPIRASI KALO ISINYA SAMA PERSIS BESERTA SUSUNAN KATA² NYA BERANI PLAGIASI TANGGUNG RESIKONYA DARI TUHAN!!! Cover by : @Znochu Maincast : Kim Taehyung as Kim Taehyung Jeon...
