part 54

441 22 1
                                        

Harris POV

Gue salah apa ya Allah cobaan apa lagi, bantu hamba dan kuat kan hamba dalam menghadapi cobaan ini.

"Ris, gue mau pamit ke London gue disuruh pindah kesana nyokab gue gak ada yg jagain kalo bokap kerja," ucap Ria.

"Terus hubungan lo sama Randy?" tanya Harris.

"Gue bukan pacarnya kali, gue sama Randy cuma bercanda," ucap Ria.

"Inget, Ris jaga kesehatan lo baik baik oke?"

"Iya, hati-hati, semoga selamat sampai tujuan ya? kapan kapan nanti kesini lah."

"Siap,yaudah gue pamit dulu ya."

Ria kembali ke London, dia satu satu nya keluarga yang perhatian sma gue, dan sekarang gue ibarat sebatang kara. Kuatkan lah hamba ya Allah.

Sekarang gue mau berangkat sekolah, sampai di sekolah gue liat wajah Angga, Dino, sama Randy kek orang benci gitu.

"Oy kalian kenapa?"

"Lo yang kenapa, kenapa lo gitu sama Bintang?"

"Kenapa dari kemarin pada bilang kek gitu sih, apa salah gue?" Angga menunjukan vidio kemarin.

"Hah? itu bukan gue."

"Kalo bukan lo siapa lagi? hah." sewot Angga.

"Lu jan pernah ngaku kembaran gue, karna sekarang lo bukan kembaran gue, inget itu! ato lo bakal nyesel," ucap Harry masih teriang dikepala Harris.

"Tapi itu emang buka gue."

"Gak nyangka Ris," ucap Dino.
Mereka pun mengacuhkan Harris. Mereka pun belum percaya kalo Harris melakukan itu. Haris menghampiri Bintang.

"Bin, dengerin gue."

"Dengerin apalagi? udah jelas Ris semuanya udah jelas!"

"Tapi itu bukan gue Bin."

"Terus siapa kalo bukan lo." Haris hanya diam.

"Diam kan lo, gak bisa jawab? karna memang itu lo!" ucap Bintang sambil mendorong Harris.

"Bin, maaf kalo gue punya salah, tapi jujur Bin itu bukan gue."

"Bukan lo? terus setannya lo? hahaha lucu!"

"Bin pliss maafin gue, gue sayang sama lo."

"Bullshit!"

"Mungkin lo gak bakal percaya kalo itu bukan gue, semua orang gak bakal percaya kalo itu bukan gue, tapi gue minta maaf sama kalian semua kalo gue punya salah."

"Salah lo banyak Ris, sekarang jauhin Bintang," ucap Sesil.

"Gue kecewa Ris," Randy

"Asal lo tau Bin, selama ini GUE CINTA SAMA LO," teriak Harris kemudian melenggang pergi.

Satu minggu kemudian.

Harris berkali kali meminta maaf kepada Bintang dan yang lain tapi tidak ada respon dari semuanya. Seminggu berlalu Harris sendiri tanpa satu pun orang dipihaknya, Ria yang biasa menyemangatkan Harris sekarang berada jauh dari Harris.

Kejadian itu membuat pikiran Harris berkecamuk sehingga penyakit Harris sering kambuh.

"Gimana Ris, asik kan permainan gue?" ucap Harry.

"Kenapa lu lakuin semua ini."

"Karna gue mau bales dendam."

"Gue udah jelasin Ry, itu semua salah paham."

IL(H)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang