CERITA TELAH DITERBITKAN
Abstrax Series [1] : Ananta Rasya Fredick
Keyla adalah gadis yang perfeksionis. Apa-apa harus serba sempurna. Dari atas sampai bawah harus serba oke. Dan semuanya harus serba higienis.
Namun, semuanya berubah ketika ayahnya...
"Tapi itu ada part cowoknya, lo bisa nyanyi kan?" tanya Keyla.
"Jangan remehin gue Key, gini-gini suara gue bagus kok," kata Leo membanggakan diri sendiri.
"Serah deh."
Saat Leo dan Keyla sedang serius-seriusnya berlatih. Tiba-tiba Rasya datang dan menatap Keyla dengan tajam, "ngapain berduaan sama Leo?" tanya Rasya.
Keyla menatap Rasya, "latihan, emang mau ngapain?" tanya Keyla.
"Berduaan disiang bolong gini, nggak takut ada setan yang nyangkut?" ejek Rasya.
"Lah, setannya kan lo," ejek Leo lalu kembali fokus dengan gitarnya. "Segini bener gak sih nadanya?" Leo memainkan gitarnya.
Keyla mengangguk, "lo keren deh kalau main gitar, ajarin gue dong!" ujar Keyla semangat.
"Alay lo, gitar doang mah gue bisa," ujar Rasya sambil duduk di sebelah Leo.
Leo yang merasakan bau-bau cemburu khas Rasya pun mendekati telinga Keyla dan membisikkan sesuatu, "sekarang waktunya lho!" bisiknya semangat.
"Waktu apa?" tanya Keyla bingung.
"Waktunya bikin Nanta cemburu, lagian dia udah kebakar api cemburu sebelum kita mulai. Seru nih! Udah cemburu duluan padahal belum mulai," bisik Leo lagi.
Mendengar bisikkan Leo membuat Keyla tertawa. Gadis itu melirik Rasya yang tampak kesal melihat mereka bisik-bisikan.