about sorry #2

4.1K 448 16
                                        

Karna terlalu banyak minum dan sudah larut malam,  yoongi tertidur di klub hingga pagi. Sementara itu, hyorin selalu menelfon putranya puluhan kali. Tapi apa yang dia dapat? Nihil. Jangankan mengangkat telfon, menyentuh ponselnya pun yoongi enggan melakukannya. Jadilah hyorin mengirim pesan kepada yoongi yang berbunyi,

"Kau dimana? Eomma khawatir kepadamu. Sudah larut malam, dan jungkook masih berada di ruang tengah untuk menunggumu pulang. Dia yang lebih khawatir daripada orang lain. Jadi eomma tolong, bisakah kau berbicara dan menghabiskan waktu dengan adikmu saat kau pulang nanti? Eomma mohon sekali padamu, yoongi ah."

Pagi hari pun datang. Yoongi tersadar dengan rasa sakit di kepalanya,
"ah mungkin aku terlalu banyak minum."  gumamnya.
Lalu tangannya mencari sebuah benda persegi panjang, dan saat menghidupkan layar depannya, alisnya terangkat sebelah.

"Tiga puluh tujuh panggilan tak terjawab dari eomma? Dan.... Lima puluh lagi dari jungkook? Yang benar saja!" dia tersenyum dan menampilkan smirknya.

Mata yoongi langsung memicing saat melihat pesan yang masuk ke ponselnya.
Sebuah pesan? Dari eomma?

Setelah selesai membaca pesan dari ibunya, yoongi hanya menghela nafas pelan.

.
Sesaat setelah yoongi membuka pintu depan rumahnya, dia terkejut karna melihat jungkook yang masih tertidur di sofa ruang tengah. Tapi dia tak mengindahkan kehadiran adiknya disana, dia terus melangkah menuju lantai dua dimana kamarnya berada.

Mendengar suara langkah kaki, kedua mata besar jungkook mengerjap dan menangkap sosok yoongi yang telah melewatinya dengan berjalan tak beraturan. Mungkin karna efek alkohol.
Tak menunggu lama, jungkook langsung berlari menuju yoongi,

"Hyung!"

Yoongi langsung menghentikan langkahnya dan berbalik badan.

"Hyung, akhirnya kau pulang juga..." kalimat jungkook terhenti karna mencium bau alkohol yang sangat menyengat dari kakaknya. "Mmm... Kau pergilah ke kamar dulu, aku akan membuatkan air lemon untukmu." 

"....". Lalu yoongi melanjutkan langkahnya menuju ke lantai dua.

"Hyung, aku tak tahu mengapa kau bersikap seperti ini padaku. Tapi aku akan tetap bersikap sebagai adik yang baik untukmu." ucap jungkook sepeninggal yoongi dari hadapannya.

.
"Hyung,  ini air lemonmu.  Minumlah,  untuk menetralisir alkoholnya. "
Jungkook mengantarkan air lemon ke kamar yoongi,  dan terlihatlah disana,  seorang yoongi yang tak seperti biasanya.  Dia terduduk di lantai dan bersender ke tempat tidurnya, dengan rambut dan pakaian yang berantakan serta bau alkohol.

Kau bukan seperti yoongi yang ku kenal, hyung.

Melihat yoongi yang seperti ini, membuat hati jungkook sakit.
Tapi syukurlah, yoongi mau menerima air lemon buatan jungkook, dan meminunnya. Itu membuat hatinya lumayan lega.

"Hyung, duduklah diatas ranjangmu. Ayo aku bantu." jungkook meraih lengan kakaknya, tapi yoongi menepisnya.

"Aku bisa melakukannya sendiri."

FIRST SNOW ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang