"Puing-puing benda berserakan, akibat suara bergemuruh lantang yang meluluhlantahkan semuanya, tubuh ini penuh dengan luka lebam dan terpental jauh ke seberang, Aku dan kamu terpisahkan dalam keadaan sekarat, Akibat Bom itu!"
~~Mirabella Anastasia.P~~
----------------------------------------------
Mirabella dan Baskara pun langsung menuju bandara yang ada di New delhi, sesampainya di sana mereka langsung bergegas menuju tempat pemberangkatan.
Mereka bergenggam tangan dan berjalan beriringan, namun tiba-tiba tangan Mirabella terlepas dari genggaman Baskara.
Baskara seketika bingung, melihat sosok Mirabella yang sudah hilang di tengah keramaian orang yang sedang lalu lalang, ia mencoba mencarinya tapi cukup sulit untuk dirinya menemukan Mirabella kembali.
Lagi-lagi ia duduk di kursi yang telah disiapkan, untuk menenangkan diri sejenak, ia menghela nafas sebentar lalu memejamkan matanya dan tiba-tiba sebuah suara terdengar.
"Baskara!"
Mata Baskara terbelalak seketika dan ia langsung spontan berdiri saat melihat penampilan Mirabella yang sudah berubah lagi 360 derajat dari penampilan sebelumnya.
Mirabella kini kembali ke penampilan sebelumnya, dengan pakaian seksi dan santai. Dan kini ia hanya memakai celana hotpants dan baju putih yang diikat di sebatas bawah dadanya. Sehingga bagian perut dan pusarnya terlihat dengan jelas.
Oh, sungguh pemandangan yang luar biasa, batin Baskara sambil menelan ludahnya dalam-dalam.
Mirabella menatap aneh kepada Baskara yang terus saja memperhatikannya.
"Kenapa?" Tanya Mirabella.
"Mir!, lo kok...", sela Baskara yang belum menyelesaikan perkataannya.
Bukannya menjawab, Mirabella malah melangkah mendekat ke arah Baskara. Sangat dekat sehingga ia mendekatkan bibirnya di telinga Baskara. Baskara hanya terdiam nampak kebingungan, seketika jantungnya berdegup kencang.
Mirabella berbisik
"Gue janji, gue bakal tutup aurat seutuhnya, kalau gue udah jadi istri sah lo, tapi syaratnya, lo harus masuk islam dulu", dilanjutkan dengan kekehan kecil Mirabella yang kemudian tersenyum lepas.
Rasanya ingin terbang melayang, batin baskara.
Baskara pun tersenyum manis, ia tak menyangka calon istrinya itu bisa membuat gombalan juga.
"Oh, bisa gombal juga ya ternyata"
"Kan lo yang ngajarin"
Baskara langsung menubruk perempuan itu dan memeluknya dengan erat. Perkataan Mirabella membuat ia sangat gemas dan selalu ingin mendekap perempuan itu dipelukkannya.
Namun mirabella merasa canggung, karena keadaan di bandara itu sangat ramai.
"Bas!, lepasin deh!, malu ah"
"Kenapa, kan bentar lagi lo jadi istri sah gue dan lagian kita udah nikah"
"Bass!"
Baskara melepaskan pelukan itu saat ia tau ucapan yang singkat itu keluar dari mulut Mirabella. Karena itu tandanya Mirabella sedang tidak ingin bercanda dan mungkin moodnya lagi bad.
"Ya udah, kita pergi yuk, beberapa menit lagi pesawatnya udah mau depart", ajak Baskara yang langsung menarik tangan Mirabella.
Mereka pun berjalan beriringan lagi menuju tempat keberangkatan, tempat dimana barang-barang mereka akan diperiksa oleh para petugas. Dan posisi mereka kadangkala berubah, dimana kini Mirabella yang berada di depan Baskara dan menarik tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mirabella√
Roman pour Adolescents[Romance]TAMAT Mirabella! Mirabella Anastasia putri adalah seorang gadis remaja cantik, seksi dan seorang traveler blogger. Ia begitu sempurna sebagai seorang gadis, semua pria akan terpana jika melihatnya. namun dibalik kesempurnaannya itu, Mirabel...
