Di markas sang dalang...
Sang game master tampak senang dengan aksi para animator. Namun dia masih merasa kurang.
"Mungkin aku akan menambahkan semua animator di Animator United supaya suasananya semakin seru."
Dia pun melakukan coding.
Di dunia nyata...
Normal POV
Brian Nurken sedang duduk di kasur di kamarnya.
"Setelah kejadian yang menimpa Roman dan yang lainnya, mungkin aku akan berhenti saja jadi animator. Aku tidak mau bernasib sama dengan mereka."
Ting tong!
"Iya, sebentar!" seru Brian sambil beranjak dari posisi duduknya.
Ia menuju ke pintu depan. Tidak ada orang, hanya ada sebuah kotak.
"Ini apaan lagi? Orang iseng ya? Dasar..." ucap Brian sambil membuka kotak tersebut.
Tiba-tiba cahaya yang menyilaukan menerjang matanya. Refleks ia memejamkan matanya dan melindungi matanya dengan tangan.
Akhirnya cahaya itu menghilang, sekarang Brian berada di sebuah padang rumput. Disana ada ayam, sapi, domba, tapi semuanya kotak!
"Ini... Minecraft, kan?"
Di tempat Roman dkk...
"Woah, kita dapet banyak banget dagingnya! Nanti malam kita bisa kekenyangan, nih!" seru Azuya.
"Iya," timpal Huda.
"Itu ada satu domba. Bunuh dia, Huda!" kata Asurya.
Dengan cepat Huda membidik domba itu.
"Target... terkunci, kecepatan angin..."
"Udah cepet tembak aja! Gausah pake gaya-gayaan!" seru Liu sambil menjitak kepala Huda.
"Iya, iya!" sahut Huda tanpa memedulikan benjol di kepala kotaknya.
Tanpa basa-basi lagi, Huda menembak domba itu.
Dor!!
Domba itu tewas seketika, menyisakan raw mutton dan wool.
"Akurasimu lumayan untuk pemula," kata Ice sambil memungut raw mutton dan wool itu.
"Heh, jangan sombong mentang-mentang kau jago memanah, Ice!" sahut Huda ketus.
Sebetulnya, akurasi Ice memang lebih tinggi daripada Huda. Itu karena sebelum masuk ke dunia virtual ini, dia sudah belajar memanah di game minecraft. Meskipun agak berbeda, karena saat ini bukan Ice yang menggerakkan karakternya untuk memanah, tapi dia sendirilah karakternya.
Oya, aku lupa menjelaskan. Saat ini kelompok Roman dkk. dibagi jadi 3 kelompok. Kelompok 1 bertugas berburu, kelompok 2 bertugas menambang, dan kelompok 3 bertugas menebang pohon.
Duaarrr!!!
Tiba-tiba langit mendung, petir bersahut-sahutan. Muncullah Naufalafif 2015. Tapi bedanya kali ini dia bermata seperti ghoul.
"Kalian akan kubunuh!!!"
TBC / To Be Continued
KAMU SEDANG MEMBACA
Animator Indonesia
FanficApa jadinya kalau para animator minecraft indonesia terjebak di dunia virtual yang mirip dengan minecraft?
