Happy Reading 😘😘😘
"Akan sangat mudah jika gadisku tak di pegang oleh musuh ayahku sendiri Ash, yang lebih menarik lagi jika aku mengalahkan Harry Styles aku mendapatkan gadisku dan menghancurkan musuh ayahku"
Ashton menyeringai.
"jadi apa yang akan kau lakukan untuk melakukan nya ?"
Ashton menatap wajah tampan kawannya tersebut. jika yang menatap nya adalah orang lain, sudah di pastikan ia akan ketakutan melihat ekspresi Luke saat ini.
"Bagaimana jika bermain Hide and seek kesukaan ku? tentu saja satu orang harus menjadi setan untuk mencari yang lain"
~
Harry orang yang sangat hangat. ia selalu punya banyak hal yang membuat kami tertawa. Dia idaman semua perempuan saat di senior high school. ia juga anak yang baik untuk kedua orang tuanya. Hidup Harry benar-benar sempurna. dia memilki segalanya.
Namun malam itu saat hujan deras mengguyur, paman Ben membawa berita buruk bagi Harry. Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan. Saat itu kami semua sedang bersama Harry ikut syok. ia begitu hancur. Aku tak pernah melihat ia sehancur ini. Tragedi itu mengubah hidupnya juga mengubah dirinya.
"Jadi Daddy berubah setelah tragedi itu ?"
Louis mengangguk sambil tersenyum sedih.
"Dia terlihat lebih dingin dan tak tersentuh. Namun kami masih beruntung Harry masih bisa tertawa bersama kami walaupun tak seceria dulu"
"Uncle Lou, ayo lanjutkan"
Tapi setelah malam berat itu, dia membawa seorang gadis kecil dalam pelukannya. Gadis kecil berwajah manis asia dengan rambut coklat. Harry merengkuhnya seolah gadis itu sangat berharga padahal kami semua tak tau siapa itu. Hal mengejutkan lain nya Harry bilang dia akan merawat gadis kecil itu. ia sama sama kehilangan orang tuanya. Kalian sama sama terluka saat itu.
"Aku, apa aku terlihat berharga untuk Daddy?"
Louis mengangkat tangannya lalu mengelus puncak kepala Zee sayang.
"Harry bahkan tak membiarkan kami menggendongmu walaupun sebentar"
Zee mengalihkan pandangannya. Mendadak wajahnya memanas. otaknya langsung membayangkan bagaimana Harry begitu possesive dan tak membiarkan siapapun menyentuh nya. Hal berharga. Zee benar-benar senang mendengarnya.
"Zee boleh aku bertanya?"
Zee mengedipkan matanya beberapa kali lalu mengangguk.
"Kau tak ingin punya Mommy? Bagaimana jika Harry membawa seorang wanita yang akan kau panggil Mom ?"
Zee terdiam. Seseorang yang akan ia panggil Mom ?
~
Seseorang yang akan kau panggil Mom.
Zee membuka matanya dan terdiam cukup lama sebelum ia menghela nafas. Zee bangkit dari tempat tidurnya dan mendudukan dirinya. Langit masih terlihat gelap dan ini masih terlalu pagi untuk bersiap dan pergi ke sekolah. Zee ingin memejamkan matanya sebentar tapi semuanya terasa tak nyaman saat pertanyaan Louis terngiang di kepalanya. Lantas ia menyibak selimutnya dan melangkahkan kakinya keluar.
Kakinya membawa dirinya kedepan pintu kamar Harry. Ia membuka pintu berwarna coklat itu dengan perlahan. Kamar Harry lebih gelap karena tak ada lampu tidur disini. Beruntung cahaya dari luar setidaknya tak terlalu membuat kamar besar ini gelap gulita seperti di Goa.

KAMU SEDANG MEMBACA
[REVISI] Barbie Girl [H.S]
Romance"Sayang, bukan cinta itu yang kumaksud." Tentang Harry dan Gadis kecil favoritenya.