part 1

1.1K 52 5
                                        

Assalamualaikum Reader
Gimana kabarnya nih?
Maaf ya, banyak typo berserakan. Tolong Vomennya yaa,,

Happy reading 😊
-

_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

"Perlakuan mu, membuat diriku hanyut dalam kebahagiaan, walaupun aku tak yakin hati mu untuk siapa."

A Ezra

Zra, gue udah selesai nih
Mumpung masih siang, mau jemput gak?
Zra?
P
P
P

Denis yang merupaka kakak kelas dari Nahza, melihat Nahza yang kelihatan gelisah "Na kamu gak pulang?"

"Hemmm,, iya kak, lagi nunggu yang jemput"

"Oh, mau ditemenin gak ?" Denis berjalan mendekati Nahza

"Eh, boleh deh kak, tapi disitu aja, gak usah ke sini" lebih baik aku sendiri dah dari pada harus ditemenin kak Denis doang -batin Nahza

"Oh oke, saya temenin" Denis duduk di pelataran masjid sambil memainkan handphonenya.

◇◇◇◇▪■~~~¤¤¤~~~■▪◇◇◇◇


Peluit pelatih berbunyi tanda latihan usai "Oke latihan hari ini selesai, siapkan fisik kalian untuk pertandingan minggu depan. Sekarang kalian boleh pulang" semua murid bergegas untuk pulang tak terkecuali dengan Ezra.

Sebelum Ezra pulang, ia mengecek handphone lalu melihat notif dari Nahza.

Nana

Zra, gue udah selesai nih
Mumpung masih siang, mau jemput gak?
Zra?
P
P
P

Na, lu masih di sekolah?

Iya masih, mau jemput gak?

Otw

"Eh bro, gua duluan ya" pamit Ezra pada teman-temannya

"Iya ati-ati loh Zra, buru-buru amat sihh, mau kemana? Jemput doi?" Sambut Erden, yang membuat suasana menjadi gaduh. "Yahh potek dede mas" timpal Zina yang merupakan mantan dari Ezra.

"Kaga. Udah gua cabut dulu ya" Ezra mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan teman-temannya

◇◇◇◇▪■~~~¤¤¤~~~■▪◇◇◇◇

"Kak, Nahza duluan ya, makasih udah nemenin"

"Iya sama-sama, udah sampe temennya?"

"Hehe belum, aku nunggu di luar aja" sambil berjalan tergesa-gesa

Denis menggelengkan kepala melihat tingkah laku ade kelasnya yang agak aneh "yaudah iya ati-ati itu kesan.." belum selesai Denis berbicara, Nahza sudah tersandung baju gamisnya sendiri. "Tuh kan, sakit gak?"

"Hehe enggak kok kak, udah ya Nahza nunggu di depan aja" saking malunya, Nahza berlari ke depan pagar sekolah. Aduh mau ditaro dimana muka gue kalo udah gini mah -batin Nahza.

Nahza menunggu Ezra sambil memainkan handphonenya sampai tidak sadar kalo Ezra sudah datang dan mengirim pesan pada Nahza sambil berjalan ke hadapan Nahza

Ezra

Depan lu

"Astagfurullahalazim" Nahza syok karena Ezra sudah ada di depan matanya.

"Ayo pulang"

"Iya" dengan wajah yang masih syok Nahza, mengikuti Ezra yang sudah duluan menuju motornya.

Disepanjang perjalanan tidak ada percakapan antara Ezra dan Nahza, mereka  berkecambuk dengan  pikirannya masing-masing.

"Makasih, ati-ati dijalan" ucap Nahza setelah turun dari motor

"Iya, pulang dulu" lalu motor Ezra pergi dari pekarangan rumah Nahza







Gimana ceritanya? Mau lanjut gak?
Jangan lupa vote yaa,, biar aku semangat...

Pacar HalalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang