°Brother Talker°

614 81 5
                                        

Saku celana Jeongin bergetar dengan segera ia mengambil ponsel yang membuat getaran tersebut

Sebuah nama yang tak asing tertulis disana hingga membuatnya berdecak kesal.

현진

Gue perlu ngomong, ini penting!
Cafe deket Cheongdam, jam 3.

pesan itu dari Hyunjin, ia menghela nafas sampai akhirnya ia melajukan mobilnya menuju tempat yang diberitahukan oleh Hyunjin tadi.

Cheongdams Cafe.

Mata Jeongin memburu keberadaan sosok Hyunjin. Ia berjalan memasuki cafe tersebut sampai akhirnya matanya bertemu dengan laki-laki tampan berkulit putih dengan wajah hampir mirip dengannya

dengan tatapan tajam nan tak suka yang ia miliki Jeongin berjalan mendekat ke arah Hyunjin yang tengah santai sambil memainkan ponselnya atau bisa dibilang ia sedang memanfaatkan Wifi yang tersedia di Cafe tersebut.

"Kak." Panggil Jeongin hingga membuat Hyunjin menoleh.

"Duduk." Suruhnya sambil memasukan ponsel miliknya kedalam saku celanannya, Auto Jeongin langsung duduk di kursi yang tersedia disana.

Kedua mata laki-laki beda ibu itu saling menatap satu sama lain, sampai akhirnya Hyunjin membuka suara.

"Lo tau kan, apa yang ngebuat Gue balik ke Korea?"

Jeongin menggelengkan kepalanya, dan mulai membuka suara. "Enggak, Tapi pasti ada alasan penting, Ya kan?"

Hyunjin mendekatkan tubuhnya kemeja. "Gue yakin lo pasti tau, gue ngga mau banyak basa-basi sama Lo, gue mau langsung ke Intinya aja."

Kini Hyunjin menyenderkan tubuhnya ke tempat duduk. "ㅡGue mau lo cerai sama Yona." suruh Hyunjin dan hal itu membuat Jeongin mengerutkan dahinya.

"Kak, Jaga mulut Lo ya! Atas dasar apa lo berani nyuruh gue buat nyerein dia? Lo nggak punya Hak sama sekali!" Sentak Jeongin. Hyunjin kini memamerkan smirknya yang semakin membuat Jeongin kesal.

"Ternyata Lo galak juga ya? Denger Jeon Jeongin, Anak dari bapak Jungkook yang terhormat. Lo harus tau kebeneran yang sebenarnya kalo Yona itu dijodohin sama Gue! Bukannya sama Lo! " sentak Hyunjin nggak kalah galaknya.

"Tapi Lo juga bisa membalikkan Fakta yang udah ada Kak! Yona udah nikah sama gue, dia Udah resmi jadi istri Gue! Lo udah tau kan?"

Hyunjin malah tertawa saat mendengar semua ujaran yang Jeongin utarakan barusan.

"Di mata Tuhan Lo sama Yona emang udah sah jadi Suami-Istri, Tapi dimata hukum? Gue masih punya Hak buat ngerebut dia, Jeon."

Jeongin dibungkam oleh kenyataan yang baru saja Hyunjin ucapkan, Ya. Mereka belum mengesahkan Status pernikahan mereka dimata hukum, Ini memang menjadi kesempatan emas buat Hyunjin buat ngedeketin Yona. Apa Jeongin harus diem aja? Menelan pil pahit jika nantinya ia harus menanggung semua resiko yang ia perbuat atas dasar keinginan Tuan Jungkook akan saham keluarga dari keluarga Kim Suho yang notabene adalah Kakek dari Yona sendiri.

"Kenapa lo diem aja? Ayo ngomong! Apa perlu gue bantuin buat ngurusin Akta perceraian Lo sama Yona?" Ledek Hyunjin.

Rahang Jeongin mengeras sekarang, Ia harus segera mengambil sebuah keputusan sebelum ini berakhir.

DAZED:JEONGINTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang