"Hello, sweety." sapa itu orang sambil tersenyum manis ke arah gue, gue mau ambyar tapi tau situasi.
"H-hello, siapa ya?" tanya gue sopan.
"Apa right this rumah Kim Yona?"
Dia ngomong apa?
"Maaf bisa diulang? Saya ngga paham." gue
"Okay I repeat tapi You harus listen yang right okay?" gue ngangguk aja deh.
"I adalah English teacher untuk Kim Yona, apa right this rumah dari Kim Yona?" ulang dia. Kepala gue pengen pecah rasanya translatin bahasa gado-gado ini orang, kalo diliat sih mukanya rada bule
"Yes, i'm yona. And let's come in " sahut gue, lu kira gue kaga bisa ngomong bule.
gue nyuruh dia masuk, gue sama dia jalan menuju ruang tamu disana gue nyuruh dia duduk.
"you can sit there, and i'll prepare my book." ucap gue sambil ngacir ke kamar buat ngambil buku pelajaran
sementara itu Taehyung.
"Eh lo siapa?" tanya Taehyung ke Guru bahasa inggris itu. Felix noleh terus senyum ke Taehyung yang masih natap Felix heran.
"Oh, hello. I'm Yona's english teacher, you siapa ya?" tanya Felix ke Taehyung. Sedangkan yang ditanyain cuma plenga-plengo kaga ngerti.
"Apa? Lu ngomong apa? Kaga ngerti gue."
"I teacher barunya yona, you siapa ya?" ulang Felix ke Taehyung.
"Oh. Lo suruhannya papih gue ya? Kenalin, nama gue Kim Taehyung kakaknya Kim Yona." ujar Taehyung sambil ngulurin tangan.
"Yes, Nama I Lee Felix, but you can panggil me Felix. Understain?"
"Iya iya, gue sebenernya kaga paham ama bahasa lo, tapi ya gue tau kalo nama lu Felix kan?"
"Yes, nama I Felix, I harap kita can be a friend. Because I suka sama your sister Yona."
Taehyung yang lagi minum es sirop langsung nyemburin itu minuman saat denger apa yang baru aja Bule itu ucapin.
"A-apaan?! Lo suka ama adik gue? Si Yona?" sentak Tae.
Felix ngangguk. "I like her for the first time." ujar Felix
"Gue heran, kenapa banyak banget yang suka sama dia ya? Emang apa bagusnya adek gue ? Cantik kaga, Sexy juga enggak malah tepos kaya triplek, Lah lo modelan macem member StrayKids bisa suka ama dia, gue tercengang." habis ngomong kaya gitu Taehyung jalan ke dapur buat bikin es sirop lagi.
sementara itu Yona yang keluar dari kamar langsung nyamperin Felix yang masih anteng duduk di ruang tamu.
"I'm sorry for made you waiting, Can we start it now, sir?" Yona
"Oh don't call me sir, just call Felix. Is it mind for you?" Tanya Felix ke yona.
Yona menggeleng. "It's Okay, Felix."
"Okay we'll start."
Felix dan Yona mulai pelajaran.
2 jam.
"Felix, is it right?" Tanya yona sambil nunjukin bukunya ke Felix, sementara Felix langsung mendekat lalu meriksa hasil pekerjaan yang Yona buat.
"this semua right, tapi you harus benerin yang this ya." Ucap Felix lagi, dan si Yona cuma ngangguk-ngangguk doang.
"-Okay, today pelajaran kita udah up. Tommorow kita akan continue lagi Okay?"
"Okay." sahut yona lagi. Dia beresin buku yang berantakan di meja, sementara Felix masih sibuk dengan acara lirik meliriknya. Sebuah perasaan yang tiba-tiba muncul pada lirikan mata pertama, apakah ini sama seperti lagu dangdut?
Entahlah, hanya Lee Felix saja yang tahu, tapi segera mungkin ia harus mengutarakan perasaannya ini sebelum orang lain melakukannya.
Yona sedari tadi merasa jika ia sedang diperhatikan langsung menoleh ke arah Felix. "Kenapa kamu natap saya kayak gitu? what's wrong?"
tanya yona sambil membetulkan rambutnya dan juga pakaiannya
"No, tidak ada yang aneh dari You, I hanya iseng. Hehe." Kalimat cheesy yang keluar dari mulut bule itu dibarengi dengan tawa renyah yang mendominasi keadaan sehingga yona juga ikut tertawa akibat dipaksa oleh keadaan.
Felix menenteng tas jinjingnya, kemudian melangkah keluar dari tempat tadi tak lupa diantar oleh si pemilik rumah tentunya.
"Tommorow I akan kemari again, You jangan bosen. Okay."
"Nggak kok. Saya justru suka diajar sama kamu." dengan sunggingan senyuman Yona mengatakan hal itu, tapi menurut Felix kata 'Suka diajar' itu malah berbanding terbalik dengan kenyataan yang ia dengar
"You like me?" ucap Felix random. Hening sejenak, hal itu membuat Yona berfikir.
"Of course, I like you. Andㅡ "
Yona menjeda kalimatnya hingga membuat Felix mengerutkan dahi kebingungan. "And..?"
Yona tersenyum. "And, I Love your Freckless. It look like a star in your face. I like it."
Bisa membayangkan bagaimana perasaan seorang Lee Felix saat ini? Jika ia bisa terbang mungkin saat ini ia bisa terbang.
"Really? You like my Freckless? " jarinya menunjuk ke arah wajahnya.
Yona mengangguk. "Yes, I like it."
"Oh.. Yes, that was the nice compliment that i ever hear bout my freckless, thank you."
"Youre welcome."
Felix membalikkan badan dan berjalan menjauh dari tempat itu, tapi baru beberapa langkah ia menoleh lagi ke arah Yona yang masih berdiri di ambang pintu. Tangan Felix naik kemudian melambai dibarengi senyuman khasnya
"See you tommorow, Sweety!"
ㅡㅡㅡ
ada yang kangen sama gue kaga?:)) - Hyunjin
KAMU SEDANG MEMBACA
DAZED:JEONGIN
फैनफिक्शनIf happy is hurt, i'm happy for you. Rank#256 at marriage 11/05/2018
