She's yours?

403 39 3
                                    

BIARKAN AKU MENGALAH

-Syalia

Sungguh Syalia kecewa karena Arga tidak juga kunjung datang. Namun rasa kecewa itu kalah dengan rasa khawatirnya sebab Arga juga tak kunjung memberinya kabar.

Sudah puluhan kali Syalia menghubungi Arga, dia khawatir terjadi apa apa dengan Arga.

Karena perasaanya sangat tidak enak kali ini. Feeling wanita selalu benar bukan?

Dia memilih kembali masuk rumah, langkahnya gontai karena perasaan yang campur aduk.

"Kak? Lo ga jadi pergi?" Syalia menoleh kearah meja makan tepat dimana Vero sedang menyantap mie instan.

"Ngga."

"Lo nunggu dia udah berapa jam?"

"Ga tau."

"Siapa sih cowo lo?"

"Gue cape." Syalia melanjutkan langkahnya menuju kamar dilantai atas.

Tubuhnya ia hempaskan diatas ranjang berukuran king size itu. Padahal beberapa jam yang lalu dia sangat antusias merapikan penampilannya sedangkan sekarang?

Dia sangat sendu.

"Lo kemana si?!" Syalia kesal setengah mati karena sampai sekarang nomor Arga masih tidak aktif.


Hari sudah berganti, hari ini tentu saja sudah hari senin. Namun Arga tetap tidak memberi kabar pada Syalia.

Syalia sudah mencoba menghubungi orang tua Arga namun jawaban yang dia dapatkan tentu sangat buram.

"Udah seharian lo ga ada kabar Arga!" Syalia menatap ponselnya menunggu jawaban dari Arga.

Jam sudah menunjukan pukul 6 lewat 20 menit. Biasanya Arga sudah menjemput namun kali ini memberinya kabar saja tidak ada.

"Farel didepan noh." Syalia mengerutkan keningnya. Kenapa Farel ada didepan? Dia kan lagi nunggu Arga jemput.

"Tadi gue telpon dia suruh jemput lo, pacar lo ga akan jemput."

Baru saja Syalia akan bertanya, Vero sudah memotongnya. Alhasil Syalia hanya mangut mangut tidak jelas wohoho.

"Yaudah gue berangkat ya, lo jangan kemana mana. Urus sekolahan baru sendiri aja deh."

"Lah katanya jangan kemana mana."

"Urusin sekolah baru gapapa, jangan kemana mana tapi."

"Iya dah iya."

"Bener ya Vero?!"

"Iya ibu bos!" Saat itu juga Syalia pergi meninggalkan Vero menuju Farel yang sudah menunggunya didepan.

"Arga kemana emang?"

"Dia.. dia ga bisa jemput soalnya ma.."

"Percuma boong sama gue"

Syalia lupa Farel tentu tahu jika dia berbohong, toh Farel sudah berteman lama dengannya

"Ga tau ga ada kabar, ayo ah berangkat."

Sesampainya disekolah, Syalia tetap tidak menemukan Arga. Padahal dia berharap bisa bertemu dengan Arga di sekolah. Tidak apa jika memang tiba tiba Arga sudah sampai disekolah tanpa menjemputnya yang penting dia bertemu dengan Arga.

SyargaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang