"Dia cuma sebatas selingkuhan bagi gue"
Bugghh..
"Hargai perasaan perempuan bangsat!" Satria menarik kerah Arga yang kini sudah tersungkur dengan wajah lebam dan sudut bibir yang berdarah.
"Mau hidup lo itu apa hah?!" Semua orang bergedik ngeri melihat Satria yang kembali menjadi seorang yang brutal.
"Kemaren lo bikin cewe gue nangis, dan hari ini lo mau bikin mantan gue nangis?"
Mantan? What the.
Arga menepis tangan Satria. Ia beranjak dari tempatnya dan menatap mata Shilla yang terlihat kosong. Sejak kapan Shilla ada disitu?
"Apa ini maksudnya Shil?"
Shilla terlihat panik ditatap seperti itu oleh Arga.
"Aku.. aku ju.."
"Jawab Shilla!" Bentak Arga.
"Btw gue baru inget." suara Satria kembali mendominan.
"Bukannya lo mutusin Arga karena pengen pacaran sama gue ya?" Satria tersenyum puas.
"Ngga!" Shilla menentang ucapan Satria.
"Itu bohong, aku ga sejahat itu ga.." Shilla mendekati Arga.
"Yaudah yaudah gue juga ga bisa buktiin ucapan tadi, tapi kita pernah pacaran kan?" Ucap Satria menohok Shilla.
"Ngga! Gue aja.. baru kenal lo." tepis Shilla dengan wajah yang pucat pasi.
"Oh ya ampun, terus ini apa dong?" Satria mengambil ponselnya dia kantong celana.
Satria menunjukan fotonya dengan Shilla. Memakai baju smp pastinya.
"1 Januari 2015" Satria membacakan rincian waktu foto tersebut.
"januari? Shil?" Arga bertanya dengan nada yang sangat dingin.
"Aku.. aku.."
"Arga kayanya lo lupa sama gue ya?" Arga menatap Satria tidak suka.
"Gue ga kenal sama lo!"
"Gimana kalo nama gue balik lagi jadi raja?"
Arga diam tidak mengerti dengan maksud Satria.
"Disekolah aku ada kakak kelas ganteng banget loh ga, namanya kak Raja. Tapi dia nakal shilla ga suka." ucap shilla 4 tahun lalu. Kelas 7.
"Gantengan siapa sama Arga?" Balas Arga.
"Gantengan kak Raja lah, dia itu ganteng bangeeeet"
"Yaudah sana pulangnya sama kak Raja aja jangan sama Arga"
Ingatan itu datang begitu saja. Arga masih belum paham akan situasi.
"Arga ga bisa jemput Shilla, Arga ada kerja kelompok. Shilla bisa pulang sendiri?"
"Shilla pulang bareng kak Raja aja ya?"
"Jangan dong Shilla.."
"Rumah kita satu arah ko, lagian salah Arga ga bisa pulang bareng Shilla"
Iya, Arga ingat Shilla sering menyebut nama Raja saat smp.
"Kak Raja baik banget ga, tadi dia senyum ke Shilla"
"Senyum doang dibilang baik, tiap hari Arga juga senyum ke Shilla"
Ya arga tau sekarang, Raja adalah lelaki yang pernah membuatnya merasa cemburu. Karena Shilla selalu memujinya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Syarga
Teen Fiction"Maaf maaf aja nih ya, gue orangnya dendaman. Bawaannya ga puas kalo belom liat lo terpuruk." "Asal lo tau Sya, dendam itu yang bakal bikin lo jatuh cinta berlutut lutut dihadapan gue"