Disturbances part 14

925 65 5
                                        

KantorPolisi

"Pokoknya saya ingin secepatnya pelakunya ditangkap." Kata Eunhyuk kepada polisi yang tengah mengetik laporannya, atas kecelakaan yang menimpa atasan sekaligus sahabatnya itu.

"Baiklah, secepatnya saya akan memproses laporan anda ini, anda bisa menunggunya dan akan saya panggil jika pelaku sudah tertangkap."

"Ingat Pak, anda tidak inginkan kasus ini ditanganni sendiri oleh pihak keluarga Choi, dan kau tau sendiri bagaimana cara kami dalam menangani kasus seperti ini."

"Ne, saya usahakan keluarga Choi tidak perlu melakukannya, karena saya yakin saya bisa menangkapnya, jika tidak itu akan mempertaruhkan reputasiku sebagai seorang detektif."

"Baiklah saya akan menunggu selalu panggilan anda Detektif Cha, kalau begitu saya permisi." Kata Eunhyuk yang kemudian berdiri dari tempat duduknya dan berjabat tangan dengan sang detektif sebelum akhirnya pergi dari kantor polisi.

"Wah, kenapa yang berhubungan dengan keluarga Choi itu terkesan menakutkan ne." Kata salah satu rekan detektif tersebut.

"Hmm, jika kau tidak ingin dibunuh oleh mereka lebih baik kau kembali ketempatmu dan kerjakan bagianmu." Kata detektif Han kepada rekannya.

"Ne...ne ...ne..." jawab rekan detektif itu yang kemudian duduk kembali ditempatnya.

"Siwon ssi...Siwon ssi.... kenapa kau sering sekali menantang bahaya." Gumam detektif itu dengan memandang profil Siwon yang berada di computernya kini.

"Bukankah sudah dijelaskan oleh asistennya barusan bagaimana sifat keluarga Choi, mereka akan selalu menentang bahaya jika mereka merasa mereka benar dan mampu." Kata atasan detektif tersebut.

"Ne, Captain, aku akan ke tkp sekarang untuk mengumpulkan beberapa bukti." Kata detektif tersebut, dan di tanggapi dengan anggukan oleh atasannya itu.

Rumah Sakit

Seorang namja manis itu kini tengah duduk didekat ranjang pesakitan dengan memandang orang yang sangat ia cintai tertidur namun terlihat tak terlalu nyenyak karena ia melihat guratan - guratan kecil dikeningnya menandakan bahwa kini ia tengah menahan rasa sakit.

Ckhlek...

"Kyu, bagaimana keadaannya." Kata seorang namja yang baru saja datang dan mendekat kearah Kyuhyun.

"Seperti yang kau lihat Hyung, walau dari luar ia baik-baik saja, aku yakin ia begitu kesakitan." Kata Kyuhyun lirih dengan mengelus kepala sang suami dengan pelan.

"Kau sudah makan siang?"

"Hmm, aku sudah makan tadi karena aku kini harus mengurus dua orang yang penting bagi hidupkukan, satu orang yang telah membuatku hamil, dan anak yang buah hasil perbuatannya.

"ehmm, kau masih kesal padanya?" kata Eunhyuk yang berdehem menahan tawa saat Kyuhyun dengan kesal namun tidak dapat meluapkan emosinya kepada Siwon yang pada saat ini masih tertidur.

"Bagaimana aku tidak kesal jika aku melihat seseorang yang kucintai selalu seperti ini hyung, terkadang aku berfikir kenapa aku begitu mencintainya, padahal dia adalah orang yang tidak pernah mendengarkan apa yang ku khawatirkan, dia tidak pernah mempertimbangkan rasa cemas yang ada pada diriku setiap dia pergi, aku begitu sangat kesal karena tidak bisa jika tidak peduli dengannya, apakah aku ini egois hyung?" kata Kyuhyun dengan mengusap kening sang kekasih.

Sedangkan Eunhyuk yang mendengarkan keluhan Kyuhyun itu hanya tersenyum simpul di sampingnya, kemudian memegang pundak Kyuhyun dengan pelan dan berkata

"Karena Kau begitu sangat mencintainya Kyu, kau tidak egois, kau sungguh wajar jika bersikap seperti itu, karena Siwon adalah milikmu, dan kau berhak akan kehidupan Siwon, hanya saja orang seperti Siwon yang memiliki sifat pekerja keras dan memiliki sifat idealisme yang tinggi akan sulit di rubah apabila itu sudah menyinggung prinsipnya Kyu."

Disturbances (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang